Pelatih tersebut menyinggung soal duet Bayena dan Valverde, dengan mengatakan: “Alex Bayena dan Fedi Valverde adalah dua pemain profesional yang luar biasa, tetapi di lapangan, masing-masing dari mereka akan memperjuangkan seragam dan kepentingan timnya. Pertandingan besok akan sangat menuntut dan berat bagi semua pihak. Mengenai permainan keras atau kekuatan fisik, sepak bola tetaplah sepak bola dalam arti sebenarnya, dan setiap pihak akan memperjuangkan lambang timnya; ini akan menjadi pertandingan dengan intensitas yang sangat tinggi.”
De La Fuente memuji nilai para pemain yang tidak secara rutin diturunkan, dengan mengatakan: “Para pemain inilah yang menentukan tingkat daya saing dan membuat rekan-rekan setim mereka menjadi lebih baik. Para pemain yang saat ini diturunkan ingin terus bermain, dan ini adalah hal yang luar biasa serta keberuntungan besar bagi kami. Semua pemain penting, baik yang turun sejak menit pertama maupun yang masuk di waktu lain dalam pertandingan. Di Kejuaraan Eropa, pertandingan-pertandingan paling krusial seringkali ditentukan oleh para pemain yang masuk dari bangku cadangan.”
Pelatih kepala tersebut mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa, dengan mengatakan: “Mengenai Bielsa, saya harus mengatakan bahwa saya sangat mengaguminya. Saya telah mengikuti kariernya dengan cermat, dan menghabiskan lima atau enam bulan mengamati sesi latihannya di Athletic Bilbao. Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk bisa bermain dan berhadapan dengannya.”
Mengenai kompetisi Piala Dunia, De La Fuente menjelaskan: “Ada keseimbangan yang luar biasa dan kesetaraan yang sangat besar di antara tim-tim nasional. Untuk meraih kemenangan dibutuhkan usaha yang sangat besar, dan di level tim nasional, perbedaannya hampir tidak ada.”