Julian Alvarez secara resmi telah kembali berlatih di bawah arahan Atletico Madrid, menandakan potensi meredanya ketegangan yang mewarnai musim panasnya. Meski menjadi target transfer utama Barcelona, penyerang Argentina itu telah kembali menjalin kontak dengan klub induknya untuk memulai program kebugaran individual.
Julian Alvarez berada di persimpangan karier setelah Atletico Madrid dilaporkan menghalangi jalannya menuju Barcelona. Penyerang Argentina itu, yang telah menyatakan keinginan jelas untuk bergabung dengan raksasa Catalan tersebut, telah diberi tahu dengan tegas bahwa kepindahan ke rival langsung di La Liga tidak akan diizinkan.
Tak seorang pun bisa menuduh Julian Alvarez tidak tahu persis apa yang ia inginkan. Menjadi kejutan ketika ia memutuskan untuk mendorong kepindahannya dari Manchester City pada 2024, setelah memenangi dua gelar Premier League dan trofi Champions League dalam dua musim pertamanya bersama klub, tetapi penyerang asal Argentina itu telah lelah berada di bawah bayang-bayang mesin gol asal Norwegia, Erling Haaland.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) secara resmi telah meluncurkan penyelidikan disipliner terhadap Barcelona setelah adanya keluhan resmi dari Atletico Madrid. Klub ibu kota itu menuduh raksasa Catalan tersebut melakukan pendekatan ilegal kepada penyerang bintang Julian Alvarez di luar ketentuan jendela transfer yang diizinkan untuk mengamankan tanda tangannya.