Klub Barcelona menghadapi krisis yang sesungguhnya menjelang bergulirnya musim baru, setelah posisi penyerang murni menjadi sakit kepala bagi sang pelatih asal Jerman, Hansi Flick, di tengah belum tuntasnya transfer Julian Alvarez, di samping ketidakpastian yang menyelimuti masa depan Ferran Torres.
Menurut laporan yang dimuat surat kabar Spanyol "Marca", Barcelona masih mencari penyerang baru untuk menggantikan kepergian Robert Lewandowski, dan Julian Alvarez berada di puncak daftar kandidat, tetapi Atletico Madrid tampaknya tidak siap untuk mempermudah kepergian penyerang Argentina mereka itu.
Manajemen Barcelona sedang menggarap lebih dari satu opsi, namun klub hingga kini belum mampu menuntaskan transfer alternatif, sehingga mengancam posisi ujung tombak tanpa penguatan yang jelas seiring dekatnya bergulirnya kompetisi musim baru.
Krisis kian rumit dengan tidak jelasnya posisi Ferran Torres, yang mendapat perhatian dari Paris Saint-Germain, di saat klub Prancis itu belum menyodorkan tawaran resmi hingga sekarang, di tengah prediksi kemungkinan datangnya tawaran dalam hari-hari mendatang.
Kepergian Torres, jika terjadi, merupakan pukulan keras bagi Flick, terlebih karena ia adalah pengganti alami Lewandowski sepanjang musim lalu, dan tampil dalam 38 pertandingan di posisi penyerang murni.
Meski demikian, Flick memiliki sejumlah solusi di dalam tim, yang paling menonjol adalah Dani Olmo dan Lamine Yamal, di samping para pemain baru Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, di mana semua pemain ini pernah bermain di posisi ujung tombak sepanjang karier mereka.
Menonjol pula nama penyerang muda asal Mesir Hamza Abdelkarim sebagai salah satu solusi yang mungkin dari sektor akademi, setelah ia memulai sebagai pemain inti dalam dua laga uji coba Barcelona melawan Europa dan Birmingham, dan berhasil mencetak dua gol tim saat menghadapi Birmingham.
Namun, mengandalkan Hamza atau salah satu dari solusi internal, menurut surat kabar tersebut, tampaknya tidak cukup untuk menyelesaikan krisis secara menyeluruh, karena Barcelona membutuhkan penyerang yang mampu menanggung tekanan persaingan di level tertinggi, terutama dengan ambisi klub untuk bersaing di seluruh gelar.
Dengan begitu, Barcelona mendapati dirinya berpacu dengan waktu untuk menuntaskan urusan penyerang baru, di tengah dekatnya bergulirnya musim, sementara masa depan Julian Alvarez dan Ferran Torres tetap terbuka, sehingga menjadikan posisi ujung tombak sebagai salah satu tantangan terbesar yang mungkin dihadapi Flick di awal musim baru.





