Alejandro Garnacho kemungkinan akan segera hengkang dari Chelsea, hanya setahun setelah kepindahannya yang penuh sorotan dari Manchester United. Pemain timnas Argentina tersebut gagal memenuhi ekspektasi di London, sehingga The Blues pun mempertimbangkan untuk menjualnya—langkah yang telah menarik perhatian klub-klub besar Italia.
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, tidak segan-segan dalam menilai aktivitas transfer Chelsea belakangan ini, dengan menyebut transfer Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens sebagai "sangat aneh". Mantan kapten timnas Inggris itu mengungkapkan kebingungannya terhadap keputusan yang diambil klub, khususnya terkait hengkangnya Noni Madueke ke rival mereka, Arsenal.
Chelsea menghadapi krisis susunan pemain yang semakin parah menjelang laga tandang yang berat ke Anfield, dengan pelatih sementara Calum McFarlane memastikan bahwa Robert Sanchez akan absen dalam pertandingan melawan Liverpool. The Blues sangat ingin menghentikan rentetan hasil buruk berupa enam kekalahan beruntun di Liga Premier, namun harus melakukannya tanpa beberapa pemain kunci tim utama.
Chelsea harus menghadapi pukulan ganda yang cukup berat akibat cedera, karena baik Pedro Neto maupun Alejandro Garnacho tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk menghadapi Nottingham Forest. Absennya kedua pemain bintang tersebut memaksa pelatih sementara Calum McFarlane untuk merombak susunan timnya menjelang laga krusial Liga Premier di Stamford Bridge.
Mantan pemain sayap Chelsea, Shaun Wright-Phillips, telah melontarkan peringatan keras kepada Alejandro Garnacho, dengan menegaskan bahwa ia harus mengubah sikap dan etos kerjanya secara drastis jika ingin terhindar dari nasib menjadi pemain mahal yang gagal di Stamford Bridge. Pemain internasional Argentina tersebut, yang didatangkan ke London dengan biaya transfer sebesar £40 juta (sekitar Rp 9,54 miliar) musim panas lalu, masih kesulitan menyesuaikan diri sejak bergabung dengan The Blues dari Manchester United.
Ruang ganti Chelsea dilaporkan dipenuhi ketegangan saat mereka kalah 1-0 dari Manchester United. Para rekan setimnya dikabarkan menegur Alejandro Garnacho saat jeda babak pertama menyusul penampilannya yang buruk saat menghadapi mantan klubnya.
Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, membantah spekulasi yang semakin santer bahwa pemain sayap asal Argentina, Alejandro Garnacho, akan dijual pada bursa transfer musim panas mendatang. Pemain berusia 21 tahun itu kesulitan menemukan performa terbaiknya sejak pindah dari Manchester United, sehingga memicu spekulasi bahwa The Blues mungkin akan melepasnya setelah hanya satu tahun.
Mantan kepala akademi Manchester United, Nicky Butt, memberikan penilaian yang blak-blakan mengenai sikap Alejandro Garnacho selama ia bermain di Old Trafford. Mantan gelandang tersebut menyatakan bahwa pemain sayap asal Argentina itu, yang pindah ke Chelsea musim panas lalu, “terlalu cepat merasa diri lebih tinggi dari yang seharusnya” setelah meniti kariernya melalui sistem akademi Setan Merah.
Para bintang Manchester United telah menegaskan bahwa tidak ada hubungan yang baik antara skuad saat ini dan mantan rekan setim mereka, Alejandro Garnacho, setelah kemenangan 1-0 mereka di kandang Chelsea. Pemain sayap asal Argentina itu, yang memaksakan kepindahannya ke Stamford Bridge musim panas lalu, menjadi sasaran ejekan pedas di media sosial oleh jajaran petinggi United.
Chelsea benar-benar harus menang dalam laga Liga Premier Sabtu malam melawan Manchester United. Namun, mereka gagal. Mereka kalah. Lagi. Dan tanpa mencetak gol. Lagi. Kini The Blues telah mencatatkan empat kekalahan beruntun tanpa mencetak gol - rentetan hasil tanpa gol terburuk mereka sejak November 1912. Akibatnya, tim asuhan Liam Rosenior yang sedang terpuruk tetap berada di peringkat keenam klasemen Liga Premier, tertinggal empat poin dari Liverpool yang berada di peringkat kelima, yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Masa bakti Alejandro Garnacho di Stamford Bridge tampaknya akan berakhir lebih awal, karena Chelsea dilaporkan bersedia melepasnya pada bursa transfer musim panas ini. Meskipun baru bergabung dengan The Blues pada September lalu melalui transfer senilai £40 juta dari Manchester United yang cukup menghebohkan, masa depan pemain asal Argentina ini kini dipertanyakan, karena ia belum mampu meyakinkan pelatih kepala baru Liam Rosenior.
Alejandro Garnacho memicu spekulasi baru mengenai masa depannya di Chelsea setelah menghapus semua konten yang berkaitan dengan klub dari akun TikTok resminya. Pemain internasional Argentina itu juga membagikan ulang cuplikan-cuplikan yang merayakan kariernya di Manchester United, setelah baru-baru ini mengungkapkan penyesalannya atas kepindahannya dari Old Trafford pada musim panas lalu.
Alejandro Garnacho akhirnya angkat bicara mengenai akhir kariernya yang penuh gejolak di Manchester United, dan mengakui bahwa tindakannya sendiri turut menjadi penyebab kepergiannya. Pemain sayap asal Argentina itu, yang bergabung dengan Chelsea melalui transfer senilai £40 juta ($54 juta) musim panas lalu, mengaku bahwa cara kepergiannya dari Old Trafford merupakan pengalaman yang menyakitkan.
Karier Alejandro Garnacho di Chelsea tampaknya akan berakhir lebih awal, karena sejumlah laporan dari Amerika Selatan mengaitkan sang pemain sayap dengan kemungkinan transfer musim panas ke klub yang tak terduga. Meskipun datang dari Manchester United dengan ekspektasi tinggi, pemain internasional Argentina ini kesulitan menemukan performa terbaiknya di Stamford Bridge dan kini mungkin akan ditawari jalan keluar untuk kembali ke tanah airnya.
Impian Alejandro Garnacho untuk pindah ke London dengan cepat berubah menjadi mimpi buruk, karena Chelsea dilaporkan bersiap untuk mengakhiri kariernya di Stamford Bridge. Kurang dari setahun setelah kepergiannya yang dramatis dari Manchester United, pemain internasional Argentina ini sudah dihadapkan pada masa depan yang tak menentu, sementara The Blues berusaha keras untuk menjualnya dan mengembalikan modal investasi mereka pada musim panas ini.