Bek tengah asal Italia itu merupakan salah satu target utama klub Catalan untuk bursa transfer musim panas mendatang, tetapi apakah Inter benar-benar mempertimbangkan untuk melepasnya?
Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, dilaporkan sangat ingin bergabung dengan Barcelona pada musim panas ini. Klub raksasa Italia tersebut siap melepas bek tengah andalannya dengan harga yang sangat tinggi demi menyeimbangkan keuangan klub. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2028, kontroversi-kontroversi terbaru dan tekanan yang semakin meningkat di San Siro telah mempercepat kemungkinan kepindahannya ke liga utama Spanyol.
Barcelona dilaporkan telah mengincar Alessandro Bastoni dari Inter Milan sebagai target utama di lini pertahanan untuk bursa transfer musim panas mendatang. Setelah gagal menemukan pengganti yang memadai untuk Inigo Martinez tahun lalu, direktur olahraga Deco memprioritaskan perekrutan bek tengah kiri kelas atas. Meskipun pemain timnas Italia tersebut sangat sesuai dengan profil yang diinginkan klub, terwujudnya kesepakatan ini bergantung pada kemampuan raksasa Catalan tersebut dalam mengatasi kendala keuangan yang sedang dihadapi.
Di Spanyol, beredar kabar tentang sebuah jajak pendapat yang menyebut gelandang tengah Inter sebagai salah satu yang terbaik di Eropa dalam hal mengatur serangan
Barcelona sudah mulai mempersiapkan langkah-langkah awal untuk bursa transfer musim panas yang besar-besaran, dengan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, muncul sebagai target utama direktur olahraga Deco. Untuk memfasilitasi transfer berskala besar tersebut, klub raksasa Catalan itu dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melepas Alejandro Balde. Meskipun kontrak Balde di Spotify Camp Nou masih berlaku hingga 2028, manajemen klub memandang transfernya sebagai peluang strategis untuk mengumpulkan dana.
Bek Inter dan tim nasional yang dinominasikan untuk penghargaan tertinggi di Lombardy, menyoroti nilai-nilai olahraga dan tanggung jawab setelah insiden dalam laga Inter melawan Juventus
Pelatih kepala Inter, Christian Chivu, tidak menahan diri saat membahas kondisi mental bek andalan Alessandro Bastoni menjelang leg kedua Liga Champions yang krusial melawan Bodo/Glimt. Nerazzurri berusaha membalikkan defisit 3-1 dari leg pertama, namun persiapan tim ini didominasi oleh dampak dari insiden kontroversial yang melibatkan Bastoni dalam Derby d'Italia melawan Juventus baru-baru ini.
Bek Juventus, Pierre Kalulu, akhirnya angkat bicara mengenai insiden kartu merah yang kontroversial yang melibatkan Alessandro Bastoni, yang telah mendominasi headline sepak bola Italia sepanjang minggu ini. Bek tengah asal Prancis itu menjadi sorotan dalam perdebatan panas setelah dikeluarkan dari lapangan selama pertandingan melawan Inter, sebuah insiden yang membuat wasit menjadi sasaran kritik tajam atas keputusannya. Meskipun ada keributan seputar permintaan maaf yang disampaikan oleh wakil kapten Inter, Kalulu tampaknya ingin melupakan drama tersebut selama pekan yang sulit bagi Bianconeri.
Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, telah secara terbuka meminta maaf atas perayaannya terhadap kartu merah yang diterima bintang Juventus, Pierre Kalulu, selama Derby d'Italia akhir pekan lalu. Bek tengah Italia itu mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa ia menerima ancaman kematian setelah tayangan ulang menunjukkan dirinya melakukan diving dan menipu wasit, yang membuat wasit mengusir pemain Juventus dan memberikan keunggulan bagi Inter.
Atmosfer panas pasca salah satu Derby d’Italia paling kontroversial belum mereda. Usai kemenangan dramatis Inter Milan 3-2 atas Juventus di San Siro, Minggu (15/2), bos Juve Luciano Spalletti akhirnya angkat bicara dan melontarkan kritik tajam kepada pelatih Inter Cristian Chivu, menyusul laga yang diwarnai kartu merah kontroversial untuk Pierre Kalulu buntut aksi diving Alessandro Bastoni.