Inter memasuki leg kedua dengan membutuhkan penampilan dominan untuk tetap bertahan dalam kompetisi, namun Chivu menekankan pentingnya keseimbangan daripada keputusasaan. Ia yakin timnya memiliki kemampuan unik untuk menghadapi tekanan dalam pertandingan Eropa yang krusial. "Kami tidak memiliki kewajiban, tetapi tanggung jawab. Kami harus melakukan apa yang kami kuasai dan tahu bahwa jika ada tim yang bisa membalikkan hasil seperti ini, itu adalah tim kami, tetapi kami tidak boleh kehilangan keseimbangan. Bahkan bisa sampai adu penalti. Kita tidak boleh putus asa, kita harus mengelola momen dan kekuatan kelompok ini dengan cara terbaik," jelasnya.
Chivu menampik saran bahwa performa Serie A mengubah realitas situasi Eropa mereka. "Kami kalah 3-1 di leg pertama dan liga tidak ada hubungannya dengan itu. Jika kita ingin memiliki peluang untuk lolos, kita harus memikirkan untuk menampilkan versi terbaik kita. Dari tiga bulan hingga sekarang, para pemain telah menunjukkan mentalitas mereka, mereka tidak pernah kehilangan kepercayaan diri, harga diri, dan rasa kerja. Kekalahan dalam satu pertandingan tidak penting, yang penting adalah merespons setiap serangan dan selalu menampilkan versi terbaik kita," kata Chivu.