Presiden FIFA Gianni Infantino sekali lagi angkat bicara untuk membela harga tiket yang selangit untuk Piala Dunia 2026. Di tengah hujan kritik dari para pendukung yang menyebut harga tersebut "memalukan," pimpinan badan pengatur sepak bola dunia itu menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan kebutuhan finansial.
Jendela internasional terakhir menjelang akhir musim klub 2025-26 telah tiba. Bagi sebagian besar tim-tim unggulan tradisional di dunia, bulan ini menjadi waktu untuk melakukan penyempurnaan menjelang Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, tidak semua tim memiliki kemewahan untuk merencanakan hal tersebut jauh-jauh hari, karena beberapa tim besar masih harus berjuang untuk memastikan tiket mereka ke turnamen tersebut.
Turnamen Play-Off FIFA — simak cara kerjanya, siapa yang lolos, sistem unggulan, format, jadwal, dan poin-poin penting lainnya yang perlu Anda ketahui jelang perebutan dua tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026.
Ademola Lookman hanya bisa terpaku saat penalti Chancel Mbemba memupuskan harapan 230 juta rakyat Nigeria. Kekalahan dari DR Congo menjadi puncak dari kekacauan manajemen, boikot pemain, insiden bandara, hingga tuduhan voodoo yang mewarnai kampanye tragis Super Eagles.
Tanjung Verde resmi lolos ke Piala Dunia 2026, menjadi negara terkecil kedua yang pernah meraih tiket ke turnamen ikonik empat tahunan ini. Negara Afrika yang hanya berpenduduk 524.000 jiwa ini mengalahkan Eswatini 3-0 untuk memastikan tiket mereka ke putaran final musim panas mendatang, yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Harapan Afrika Selatan ke Piala Dunia 2026 terancam. FIFA jatuhkan sanksi kalah WO 3-0 karena mainkan pemain tak sah, Teboho Mokoena. Poin mereka pun dipotong!
Sebuah proposal radikal untuk mengubah format Piala Dunia 2030 menjadi turnamen dengan 64 tim telah resmi diajukan kepada FIFA. Delegasi dari CONMEBOL yang dipimpin Paraguay, Uruguay, & Argentina mendorong ide ini sebagai perayaan 100 tahun Piala Dunia. Akankah FIFA menyetujuinya?