Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
player-image

VincentKompany

berita Vincent Kompany

Berita terbaru

FBL-EUR-C3-FREIBURG-BRAGA

Kompany memuji Freiburg atas prestasi mereka di Liga Europa

Pelatih kepala Bayern Munich, Vincent Kompany, memberikan pujian tinggi kepada Freiburg setelah tim tersebut berhasil melaju ke final Liga Europa secara bersejarah. Meskipun timnya sendiri baru saja mengalami kekecewaan di ajang Eropa, pelatih asal Belgia itu menegaskan bahwa rival mereka merupakan contoh teladan bagi kesuksesan di dunia sepak bola modern.

FC Bayern München v Paris Saint-Germain - UEFA Champions League 2025/26 Semi Final Second Leg

Kompany Diinterogasi Usai Bayern Tersingkir dari Kompetisi Eropa

Impian Bayern Munich di kancah Eropa berakhir dengan kekecewaan setelah mereka dikalahkan telak oleh Paris Saint-Germain dalam dua leg semifinal Liga Champions. Meskipun tim asal Bavaria ini mendominasi kompetisi domestik, kekalahan tersebut memicu kritik tajam terhadap pendekatan taktis dan pemilihan pemain yang dilakukan Vincent Kompany di panggung tertinggi.

FC Bayern München v Paris Saint-Germain - UEFA Champions League 2025/26 Semi Final Second Leg

Petinggi Bayern mengkritik UEFA terkait pemilihan wasit dalam kekalahan melawan PSG

CEO Bayern Munich, Jan-Christian Dreesen, melontarkan kritik pedas terhadap penunjukan wasit oleh UEFA setelah klub tersebut tersingkir secara menyakitkan di babak semifinal Liga Champions oleh Paris Saint-Germain. Klub raksasa Bavaria itu merasa sangat kesal atas sejumlah keputusan kontroversial di Allianz Arena yang pada akhirnya membuat mereka kehilangan kesempatan untuk lolos ke final.

Kompany

Kompany kesal dengan keputusan handball yang 'konyol'

Vincent Kompany melontarkan kritik pedas terhadap wasit setelah impian Bayern Munich di Liga Champions pupus di tangan Paris Saint-Germain. Pelatih asal Belgia itu menyaksikan timnya menelan kekalahan agregat 6-5 di Allianz Arena, namun pembicaraan pasca-pertandingan didominasi oleh dua keputusan handball yang merugikan raksasa Bavaria tersebut.