Gelandang Spanyol, Rodri, mengkritik keras standar wasit selama kemenangan La Roja di semifinal Piala Dunia melawan Prancis, dengan menyatakan bahwa bintang muda sensasional Lamine Yamal tidak mendapat perlindungan yang cukup. Meskipun berhasil lolos ke final, bintang Manchester City itu mengungkapkan rasa frustrasinya atas perlakuan kasar yang diterima oleh pemain muda berbakat Barcelona tersebut.
Adrien Rabiot dengan tegas membantah spekulasi bahwa Prancis sedang merancang strategi khusus untuk menetralisir pemain sayap Spanyol, Lamine Yamal, dalam laga semifinal Piala Dunia mereka. Gelandang tersebut juga menanggapi dampak yang masih terasa dari kritiknya sebelumnya terhadap pemain muda berbakat Barcelona itu, yang seperti diketahui justru berbalik merugikannya saat keduanya bertanding di Euro 2024.
Hingga saat ini baru mencetak satu gol, belum ada assist di Piala Dunia 2026: Jika dilihat sekilas, statistik Lamine Yamal di panggung dunia memang cukup mengecewakan. Namun, ada baiknya kita melihatnya lebih mendalam.
Lamine Yamal membantah anggapan bahwa numerologi dapat memengaruhi pertandingan semifinal Piala Dunia Spanyol melawan Prancis, sekaligus melontarkan sindiran kepada mantan pelatih Portugal, Roberto Martinez. Pemain sayap remaja itu juga menegaskan bahwa ia tidak merasa cemas menjelang pertandingan terbesar dalam kariernya dan tetap fokus semata-mata untuk membantu Spanyol melaju ke final.