player-image

LukaModric

berita Luka Modric

Berita terbaru

Luka Modric Ivan Perisic Croatia 2026

Perisic & Modric mengesampingkan persaingan antar klub dalam ‘keluarga besar’ Kroasia

Ivan Perisic menceritakan kepada GOAL bagaimana skuad Kroasia mampu mengesampingkan persaingan antar klub dan membangun “keluarga besar” di ajang-ajang internasional. Kesempatan “sangat istimewa” lainnya akan segera hadir pada tahun 2026, saat Piala Dunia menjadi sorotan utama, dengan sekelompok pemain berpengalaman yang siap kembali mencuri perhatian baik di dalam maupun di luar lapangan.

Euro Signing of Season GFX

PERINGKAT: 20 Transfer Terbaik Musim Ini di Eropa

Musim kompetisi Eropa 2025-26 hampir berakhir. Arsenal dan Paris Saint-Germain akan bertanding di final Liga Champions pada Sabtu mendatang setelah keduanya berhasil meraih gelar juara liga masing-masing di Inggris dan Prancis, sementara Bayern Munich di Jerman dan Inter di Italia juga merayakan kesuksesan setelah keduanya meraih gelar ganda domestik. Melengkapi lima liga besar, Barcelona berhasil mempertahankan gelar juara La Liga sementara Real Madrid mengalami penurunan performa di tengah situasi yang kacau.

modric

Dua syarat yang harus dipenuhi Milan agar Modric bersedia memperpanjang kontraknya

Luka Modric dilaporkan siap memperpanjang kontraknya bersama AC Milan, namun kelanjutan karier pemain berusia 40 tahun itu di San Siro bergantung pada terpenuhinya dua syarat penting. Gelandang tersebut telah mencatatkan musim yang gemilang di bawah asuhan Massimiliano Allegri, namun masa depannya bergantung pada keberhasilan tim lolos ke Liga Champions dan tetap dipertahankannya posisi manajer sebelum ia berangkat ke Piala Dunia bersama Kroasia.

AC Milan v Juventus FC - Serie A

Modric menjalani operasi untuk memperbaiki tulang pipi yang retak, sementara kabar terbaru seputar Piala Dunia disampaikan

Luka Modric, bintang AC Milan dan timnas Kroasia, telah menjalani operasi yang berjalan lancar setelah mengalami patah tulang pipi hanya beberapa pekan menjelang Piala Dunia. Gelandang legendaris tersebut mengalami cedera tersebut saat bertanding melawan Juventus dalam laga Serie A yang berlangsung sengit, sehingga partisipasinya dalam ajang bergengsi musim panas ini menjadi sorotan.

James Milner Cristiano Ronaldo Luka Modric

Bagaimana Milner, sang pemecah rekor, bergabung dengan CR7 dan Modric dalam klub eksklusif

James Milner menjelaskan dalam wawancara eksklusif dengan GOAL bagaimana ia membangun pola pikir yang membuatnya mampu bergabung dengan klub eksklusif yang juga dihuni oleh para pemenang Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Bintang Brighton, Milner—yang sebelumnya pernah membela klub-klub seperti Manchester City dan Liverpool—telah menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah Liga Premier pada usia 40 tahun.

AC Milan v FC Internazionale - Serie A

Rakitic: Kepergian Modric adalah kesalahan besar bagi Madrid.

Mantan bintang Barcelona dan Sevilla, Ivan Rakitic, mengkritik keputusan yang memungkinkan Luka Modric hengkang dari Real Madrid ke AC Milan, menyebut kepergian sang maestro sebagai kerugian besar. Rakitic mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa seorang pemain sekelas Modric, yang masih tampil di level tertinggi, diizinkan meninggalkan Bernabeu.

Christian Pulisic AC Milan 2025-26

Mitos bertema USMNT milik Pulisic dibantah oleh legenda Milan.

Christian Pulisic telah melihat mitos bertema USMNT dibantah oleh legenda AC Milan, Andriy Shevchenko. Pemain internasional Amerika Serikat ini menghadapi tuduhan bahwa ia telah mengalihkan perhatiannya ke Piala Dunia di kandang sendiri musim panas ini, namun Shevchenko membantah klaim tersebut dan mendukung Pulisic untuk kembali menemukan performa terbaiknya di level klub selama musim 2025-26.

modric

Milan Yakin Modric Bertahan, Klausul Khusus Siap Diaktifkan

Usia hanyalah angka bagi Luka Modric. Di usianya yang telah menginjak 40 tahun, gelandang legendaris Kroasia ini justru menjadi nyawa permainan AC Milan di bawah asuhan Massimiliano Allegri. Manajemen Rossoneri kini tengah bekerja keras untuk mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak sang pemenang Ballon d'Or, sebuah langkah yang didasari oleh performa elit dan kepemimpinan tak tergantikan di San Siro. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain yang menuntut jaminan peran utama.