Liverpool memecahkan rekor untuk buruk menyusul kekalahan telak 4-1 dari PSV Eindhoven. Tim asuhan Arne Slot berusaha bangkit dari kekalahan 3-0 melawan Nottingham Forest akhir pekan lalu, tetapi mereka justru semakin hancur di Liga Champions di Anfield. Dengan kekalahan itu, mereka juga mencatatkan beberapa rekor yang tak terduga.
Manajer Liverpool Arne Slot mengaku benar-benar kebingungan melihat anjloknya performa The Reds musim ini. Sang juara bertahan sudah kalah enam kali dari tujuh laga terakhir di Liga Inggris dan kini terpuruk di papan bawah. Penderitaan itu semakin dalam setelah Mohamed Salah cs dibantai PSV 4-1 di Liga Champions.
Liverpool diterpa masalah lain setelah kalah 4-1 dari PSV di Anfield dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (27/11). Kekalahan itu memperpanjang periode buruk The Reds di bawah Arne Slot dan semakin menggoyahkan posisi sang pelatih. Di malam yang lagi-lagi memalukan itu, Slot juga harus kehilangan salah satu pemain barunya akibat cedera.
Napoli dikejutkan dengan kekalahan 6-2 dari PSV Eindhoven di Liga Champions, Selasa malam, meski Scott McTominay mencetak dua gol. Pasukan Antonio Conte datang usai kalah 1-0 dari Torino dan berharap bangkit, namun malah kembali menelan kekalahan telak.
Dean James bersama Go Ahead Eagles untuk kedua kalinya tidak berdaya di hadapan PSV Eindhoven seperti yang mereka rasakan pada laga tirai pembuka 2025/26, Johan Cruyff Shield.
Liga Champions biasanya digelar Rabu dan Kamis dini hari WIB. Namun, format baru UEFA membuat beberapa laga kini dimainkan pada malam Jumat. Simak penjelasannya.
Direktur Bayern Munich Max Eberl mengkritik remaja Paul Wanner setelah gelandang tersebut memilih bergabung dengan PSV dalam transfer senilai €15 juta.
Joseph Oosting menegaskan dirinya hanya ingin menggunakan pemain yang memilih tetap berada di FC Twente yang membuat Mees Hilgers dipinggirkan dari tim.
Ambisi Go Ahead Eagles menciptakan sejarah menemui kegagalan, meski Dean James membuat assist untuk membantu tim besutan Melvin Boel unggul terlebih dulu.
PSV tolak permanenkan Tyrell Malacia pada musim panas ini karena performanya yang buruk. Bek Belanda itu pun kembali ke Man United, menambah rumit rencana transfer klub.