player-image

JorrelHato

berita Jorrel Hato

Berita terbaru

Liam Rosenior Jorrel Hato

Rosenior 'tidak banyak bicara' kepada para pemain Chelsea setelah kekalahan dari Everton

Bintang Chelsea, Jorrel Hato, mengungkapkan bahwa manajer Liam Rosenior tidak banyak berkomentar kepada para pemainnya setelah kekalahan mengecewakan 3-0 dari Everton dalam laga Liga Premier pada Sabtu lalu. Hasil ini menandai kekalahan keempat berturut-turut bagi The Blues di semua kompetisi, yang semakin menambah tekanan pada sang manajer di Stamford Bridge. The Blues kini juga harus berjuang keras untuk memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.

Charlton Athletic v Chelsea - Emirates FA Cup Third Round

Rosenior memuji bintang muda Chelsea yang 'menakutkan'

Liam Rosenior memprediksi bahwa bek Chelsea, Jorrel Hato, akan menjadi sosok kunci di Stamford Bridge berkat penampilannya yang mengesankan dalam beberapa pertandingan terakhir. Dengan daftar pemain yang cedera yang semakin panjang, kemampuan teknis sang pemain muda yang "luar biasa" berpotensi menjadikannya pemain andalan jangka panjang bagi klub asal London Barat tersebut.

Chralton 1 Chelsea 5

Chelsea Bintang Lima Singkirkan Charlton Di Laga Perdana Rosenior

Masa kepemimpinan Liam Rosenior sebagai bos Chelsea dimulai dengan gemilang, sebagaimana The Blues mengalahkan Charlton yang penuh semangat dengan skor 5-1 di The Valley. Jorrel Hato membuka skor dengan tendangan voli indah tepat sebelum jeda. Tosin Adarabioyo menggandakan keunggulan, dengan Miles Leaburn sempat memberikan balasan singkat, sebelum Marc Guiu, Pedro Neto, dan Enzo Fernandez melengkapi pesta gol The Blues.

Chelsea survive scare against Qarabag

Garnacho Selamatkan Chelsea Dari Rasa Malu Di UCL

Alejandro Garnacho menyelamatkan Chelsea dari rasa malu saat melawan tim kejutan Liga Champions Qarabag, sementara Estevao meningkatkan reputasinya dalam hasil imbang 2-2 yang mendebarkan. Namun, Jorrel Hato mengalami malam yang tak terlupakan di Azerbaijan karena penampilannya yang buruk hampir menjadi kehancuran tim asuhan Enzo Maresca, yang berhasil lolos dari ancaman serius.