Gio Reyna dilaporkan telah masuk dalam daftar skuad Tim Nasional Sepak Bola Pria AS untuk Piala Dunia, sementara bintang Real Salt Lake, Diego Luna, tidak masuk dalam daftar tersebut. Reyna dilaporkan didampingi oleh nama-nama seperti Matt Turner, Sebastian Berhalter, Brenden Aaronson, dan Mark McKenzie dalam bocoran daftar awal tersebut, sementara rekan setim Luna di RSL, Zavier Gozo, juga tidak masuk dalam daftar.
Gelandang tersebut tetap menjadi sorotan dalam salah satu perdebatan paling sengit di dunia sepak bola Amerika, dan kini ia telah menyampaikan pandangannya sebelum perdebatan tersebut segera menemukan jawaban.
Gio Reyna mengaku merasa lega setelah akhirnya mencetak gol untuk Borussia Mönchengladbach, mengakhiri masa penantian yang memuakkan selama 16 bulan untuk mencetak gol. Gelandang asal Amerika Serikat itu mencetak gol dalam laga Bundesliga melawan Augsburg, sekaligus menjadi pengingat yang tepat waktu akan kualitasnya, hanya beberapa pekan sebelum Mauricio Pochettino mengumumkan skuadnya untuk Piala Dunia 2026.
Landon Donovan memberikan nasihat tegas kepada Gio Reyna saat Timnas AS mempersiapkan diri menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di kandang sendiri. Mantan bintang Timnas AS itu mengatakan bahwa gelandang serang berbakat tersebut harus fokus pada sepak bola dan kekompakan tim jika ingin memainkan peran utama dalam turnamen tersebut.
Freddy Adu menjelaskan kepada GOAL mengapa kemampuan unik Gio Reyna bisa menjadi kunci bagi timnas AS di Piala Dunia yang digelar di kandang sendiri. Amerika Serikat, bersama Meksiko dan Kanada, sedang bersiap menjadi tuan rumah ajang unggulan FIFA pada tahun 2026. Reyna berharap dapat memainkan peran penting dalam ajang tersebut, namun setelah mengalami masalah performa dan kebugaran di level klub, ia telah diberi tahu apa yang harus ia tunjukkan kepada skuad Mauricio Pochettino agar dapat lolos seleksi.
Gio Reyna telah diberi tahu cara untuk membuktikan potensi besarnya, dengan legenda USMNT Tab Ramos mengatakan kepada GOAL bahwa Amerika Serikat merasa mereka memiliki "Zinedine Zidane berikutnya" di tangan mereka saat melihat seorang gelandang serang berbakat muncul ke panggung. Masalah performa dan kebugaran telah menghambat prospek cerah ini, tetapi waktu masih berpihak padanya.