Piala Dunia akan segera menyaksikan pertarungan sengit antara dua raksasa sepak bola saat Inggris bersiap menghadapi Norwegia dalam laga perempat final yang sangat dinanti di Miami. Dengan Harry Kane dan Erling Haaland yang akan saling berhadapan untuk memperebutkan tempat di babak empat besar, tingginya permintaan untuk menonton langsung di Hard Rock Stadium telah mendorong harga tiket melambung ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Lebih dari setahun yang lalu, Dan Burn, yang saat itu berusia 32 tahun, menjalani pertandingan internasional pertamanya untuk Inggris. Dalam laga melawan Meksiko, pemain kesayangan Tuchel yang dulu sering diejek—dan yang sempat terancam terpuruk di liga kasta kelima—justru menjadi pahlawan tak terduga dalam pertandingan tersebut.
Bintang andalan Manchester City, Erling Haaland, sekali lagi menjadi sorotan terkait masa depannya setelah komentar sensasional dari ayahnya, Alf-Inge Haaland, mengenai kemungkinan kepindahannya ke Real Madrid. Dengan Jose Mourinho kini memimpin klub raksasa Spanyol tersebut, spekulasi pun semakin memuncak seiring sang striker asal Norwegia terus mendominasi panggung sepak bola dunia.
Kenaikan pesat para bintang muda seperti Lamine Yamal telah memicu kembali perdebatan mengenai siapa yang berpotensi mewarisi tahta yang ditinggalkan oleh dua legenda terbesar sepak bola modern. Namun, mantan pemain Tonito mengingatkan bahwa untuk mencapai level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, diperlukan konsistensi yang hanya sedikit orang dalam sejarah yang berhasil tunjukkan selama puluhan tahun.
Masa depan Erling Haaland kembali menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola setelah ayahnya, Alf-Inge, memberikan isyarat kuat terkait kemungkinan kepindahannya ke Real Madrid. Meskipun sang penyerang telah mapan sebagai ikon Manchester City, daya tarik Bernabeu tetap menjadi bayangan yang tak kunjung sirna atas masa depannya di Liga Premier.
Dia melakukannya lagi: Erling Haaland yang "seperti dewa" itu juga mengalahkan Brasil. Di Norwegia, seorang pahlawan Piala Dunia yang tak terduga pun dirayakan.
Penantian Brasil untuk meraih gelar Piala Dunia keenam mereka akan berlanjut hingga 28 tahun setelah mereka tersingkir dari turnamen 2026 oleh Norwegia pada Sabtu lalu. Dua gol Erling Haaland di menit-menit akhir memastikan kemenangan 2-1 bagi tim Skandinavia tersebut, yang memanfaatkan kegagalan Bruno Guimaraes mengeksekusi penalti di awal pertandingan untuk melaju ke perempat final untuk pertama kalinya.