Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Manchester City Parade And After Party CelebrationGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Perlahan tapi pasti: Bayern Munich siapkan transfer Haaland untuk gantikan Harry Kane

Kesepakatan baru Bayern Munich mungkin bukan sekadar langkah finansial, melainkan bisa jadi menyimpan kunci untuk sebuah transfer masa depan yang besar. Dengan suntikan 250 juta euro ke pundi-pundi klub, pertanyaan terpenting mulai mengemuka di Munich: apakah raksasa Bavaria itu tengah bersiap mendanai era pasca-Harry Kane? Dan jika demikian, apakah Erling Haaland adalah nama yang dinanti untuk menggantikan sang penyerang Inggris?

Hal ini mungkin menjadi kejutan bagi para pendukung Bayern Munich yang bermimpi suatu hari memiliki sebagian dari klub mereka, dan mungkin telah menabung demi mewujudkan mimpi itu, tetapi tampaknya kesempatan itu telah berlalu. Pengusaha Max Wiesmann, melalui grupnya «Wiesmann Generationen Gruppe», telah mengakuisisi 5% saham Bayern Munich yang tersisa senilai 250 juta euro.

Berdasarkan kesepakatan ini, nilai keseluruhan klub Bavaria itu mencapai sekitar 5 miliar euro, pada saat cadangan kas mereka yang besar berubah menjadi aset finansial penting yang dapat diinvestasikan di masa depan. Di sinilah muncul pertanyaan: apa yang bisa dilakukan Bayern dengan dana raksasa ini?

Franz Beckenbauer, lalu Uli Hoeness, selalu mengulang bahwa «Bayern Munich bukan bank, melainkan klub sepak bola». Meski demikian, kekuatan finansial yang dimiliki klub saat ini memberi mereka ruang gerak yang luas di bursa transfer.

Secara teori, Bayern bisa membelanjakan 250 juta euro untuk membeli tim seperti Freiburg, yang nilainya ditaksir sekitar 242,55 juta euro, atau merekrut Borussia Mönchengladbach dan Köln sekaligus, dengan nilai total mendekati 256 juta euro.

Tentu saja, tak ada yang mengharapkan transfer semacam itu terjadi, tetapi hal ini menggambarkan besarnya kekuatan finansial yang kini dimiliki raksasa Bavaria tersebut, setelah sebelumnya menjadi tolok ukur finansial di Bundesliga, dan kini menjadi tolok ukur yang melampaui semua pihak.

Di lapangan nyata, direktur olahraga Max Eberl dapat memanfaatkan kekuatan finansial ini untuk melindungi bintang-bintang tim dari incaran klub-klub besar Eropa, demikian menurut surat kabar "Bild" Jerman .

Sebab jika Real Madrid bergerak di masa depan untuk mencoba merekrut Michael Olise, salah satu pemain paling menonjol Bayern dan pemain termahal di Bundesliga, yang harganya ditaksir sekitar 170 juta euro, maka klub Bavaria itu tidak akan terpaksa memandang nilai finansial sebagai faktor penentu. Pesannya akan jelas: Bayern tidak perlu menjual bintang-bintangnya demi menyediakan likuiditas.

Haaland: Calon Pengganti Kane?

Namun ambisi sesungguhnya bisa jadi melampaui upaya mempertahankan para bintang saat ini, dan meluas hingga perencanaan untuk tahun-tahun mendatang, terutama dengan semakin dekatnya Harry Kane pada fase baru dalam kariernya.

Penyerang Inggris itu telah berusia 33 tahun, dan seiring berlalunya dua atau tiga tahun, Bayern akan dihadapkan pada keharusan untuk berpikir serius tentang pengganti salah satu pencetak gol terhebat yang pernah mengenakan seragam klub.

Di sinilah muncul nama yang tak asing bagi para pendukung Bavaria: "Erling Haaland". Penyerang Norwegia itu nyaris pindah ke Bayern sebelum akhirnya memilih Manchester City, setelah Munich sempat menjadi bagian dari pertimbangannya sepanjang tahun 2022.

Pada Maret 2022, Haaland mengunjungi kota Munich, di mana ia menyantap makanan di restoran «Brenner» ditemani sang putri Norwegia, dan juga bertemu mantan direktur olahraga Bayern, Hasan Salihamidžić, di rumahnya.

Namun akhir ceritanya berbeda; Haaland memilih pindah ke Manchester City dan bekerja di bawah kepemimpinan Pep Guardiola. 

Sejak saat itu, penyerang Norwegia tersebut berubah menjadi salah satu bintang paling menonjol di dunia, dan nilai pasarnya melonjak secara luar biasa, sehingga menjadikan setiap upaya di masa depan untuk merekrutnya ke Bayern sebagai sebuah proyek finansial yang raksasa.

Apakah Haaland Masih Mengingat Munich?

Kini kondisi telah berubah. Guardiola telah meninggalkan Manchester City, sementara Haaland, pada suatu tahap dalam kariernya, mungkin mencari tantangan baru dan pengalaman yang berbeda.

Maka, apakah suatu hari penyerang Norwegia itu akan merasa bahwa petualangannya di Inggris kehilangan sebagian pesonanya? Dan apakah saat itu ia akan mengenang tahun-tahun gemilangnya di Bundesliga bersama Borussia Dortmund, serta kunjungan yang membawanya ke Munich beberapa tahun silam?

Jika itu terjadi, Haaland mungkin akan mendapati pintu Bayern terbuka, dan pundi-pundi klub mampu mendanai transfer kelas berat.

Dan mungkin skenario ideal bagi raksasa Bavaria itu adalah Haaland menggantikan Kane dalam memimpin lini serangnya, untuk memulai era baru di Allianz Arena.

Pertanyaannya kini tak lagi sekadar: siapa yang akan menggantikan Harry Kane? Melainkan: apakah Bayern kini memiliki kekuatan finansial untuk mengembalikan Haaland ke Bundesliga?

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google