Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, berupaya meredakan kekhawatiran terkait hubungan yang memanas antara Lamine Yamal dan Dani Carvajal. Bintang muda Barcelona dan kapten Real Madrid itu terlibat dalam konfrontasi sengit pasca laga El Clasico yang penuh ketegangan pada Oktober lalu di Santiago Bernabeu. Meskipun ada ketegangan di level klub, pelatih tim nasional itu menegaskan bahwa tugas di level internasional berada di atas rivalitas antar klub, seiring persiapan La Roja menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, memuji Lamine Yamal sebagai talenta istimewa yang "diberkahi keajaiban", sekaligus memperkuat status pemain berusia 18 tahun itu sebagai bintang utama tim nasional. De la Fuente memuji karakter dan perkembangan pemain sayap Barcelona tersebut, sekaligus menyoroti komitmen jangka panjang RFEF untuk memastikan masa depannya di tim nasional.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, telah memberikan tantangan kepada Dani Carvajal setelah kapten Real Madrid itu secara mengejutkan tidak dipanggil ke skuad La Roja terbaru. Bek veteran tersebut kini harus berlomba dengan waktu untuk membuktikan kebugaran dan performanya menjelang Piala Dunia 2026, di mana Spanyol akan tampil sebagai juara Eropa.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, dengan tegas membela bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dari sorotan media yang intens terkait kehidupan pribadinya di luar lapangan. Manajer tersebut menekankan rutinitas harian yang melelahkan dan dedikasi yang luar biasa dari sang remaja di balik layar. Ia yakin bahwa setelah bekerja keras dengan intensitas tinggi, bintang muda tersebut berhak menikmati pesta.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, meminta Lionel Messi untuk “tidak pernah pensiun” di tengah ketidakpastian partisipasi GOAT Argentina itu di Piala Dunia 2026. Messi memang masih ragu apakah akan turut meramaikan Piala Dunia di Amerika Utara tahun depan atau tidak, tapi superstar berusia 38 tahun itu dinilai masih mampu menjadi pembeda bagi sang juara bertahan.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku bingung usai Lamine Yamal mengundurkan diri dari skuad untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang, mengaku "belum pernah melihat ada kejadian seperti ini". Wonderkid Barcelona itu mengundurkan diri dari skuad La Roja setelah menjalani prosedur radiofrekuensi invasif untuk mengatasi rasa nyeri di area kemaluannya, dan kini diperkirakan akan menepi selama tujuh hingga sepuluh hari.
Pelatih kepala Spanyol Luis de la Fuente mengungkapkan bahwa Lamine Yamal merasa "sangat sedih" harus mundur dari tim nasional Spanyol setelah terapi frekuensi radio invasif membuatnya absen selama lebih dari seminggu. Pemain muda Barcelona tersebut didiagnosis dengan pubalgia (cedera selangkangan) dan mengalami masalah kebugaran belakangan ini, sementara pernyataan terbaru De la Fuente menambah babak baru dalam perseteruan antara klub Catalan dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Manajer Barcelona Hansi Flick mendukung Lamine Yamal untuk menemukan performa terbaiknya meskipun sedang mengalami masalah pangkal paha. Pelatih asal Jerman itu juga berupaya meredakan perselisihan lebih lanjut antara La Blaugrana dan tim nasional Spanyol, dengan berbagi keyakinannya bahwa staf pelatih Luis de la Fuente akan "mengurus" superstar berusia 18 tahun tersebut ketika bergabung dengan La Roja untuk Kualifikasi Piala Dunia mendatang.
Gary Lineker tidak pernah menyangka akan melihat pemain lain seperti Lionel Messi - sampai Lamine Yamal muncul. "Hanya dengan melihatnya, dia membuat segalanya tampak begitu mudah untuk mengalahkan pemain. Dia melewati mereka seolah-olah mereka tak terlihat, seolah-olah mereka tidak ada," ujar mantan pemain timnas Inggris itu dengan antusias di podcast 'Stick to Football' setelah hasil imbang 3-3 Barcelona dengan Inter pada 30 April.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memuji 'kematangan yang mengesankan' Lamine Yamal setelah pemain sayap Barcelona itu tampil cemerlang dalam kemenangan kualifikasi Piala Dunia baru-baru ini.