Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, akhirnya angkat bicara untuk membela Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di tengah kontroversi seputar pembatalan laga Finalissima antara La Roja dan Argentina. Pelatih tersebut menyalahkan pihak Argentina atas gagalnya pertandingan tersebut. Pertandingan yang semula akan mempertemukan juara Eropa dengan juara dunia itu tak pernah terlaksana meskipun telah direncanakan selama berbulan-bulan.
Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez secara mengejutkan menyatakan Argentina sebagai "juara dua kali" Finalissima. Pimpinan asosiasi sepak bola Amerika Selatan itu melontarkan kritik tajam kepada Spanyol dan UEFA setelah pertandingan yang sangat dinantikan antara dua raja benua itu secara resmi dibatalkan.
Kapten Argentina, Lionel Messi, dilaporkan merasa kecewa setelah Finalissima 2026 secara resmi dibatalkan. Bintang Inter Miami itu memandang pertandingan bergengsi melawan Spanyol, juara Euro 2024, sebagai laga kompetitif yang penting, bukan sekadar pertandingan persahabatan. Pertandingan tersebut semula dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini, namun dibatalkan karena masalah geopolitik.
Para penggemar sepak bola tidak akan bisa menyaksikan laga impian antara Lionel Messi dan Lamine Yamal setelah Finalissima 2026 antara Argentina dan Spanyol secara resmi dibatalkan. Setelah pertandingan tersebut terpaksa dipindahkan dari Qatar akibat masalah geopolitik, gagalnya negosiasi secara total membuat Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menolak sejumlah usulan UEFA—termasuk pertandingan di Stadion Bernabeu—sehingga pertemuan para juara yang sangat dinantikan itu pun dibatalkan akibat konflik jadwal yang tak dapat diatasi.
Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara juara Eropa Spanyol dan juara dunia Argentina saat ini diliputi ketidakpastian setelah masalah keamanan memaksa pemindahan lokasi dari Qatar. Dengan tanggal 27 Maret yang semakin dekat, pertarungan diplomatik telah muncul terkait lokasi baru. Meskipun Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengusulkan Santiago Bernabeu sebagai solusi terakhir, pihak Argentina tetap ragu-ragu.
Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara juara Eropa saat ini, Spanyol, dan lawan mereka dari Amerika Selatan, Argentina, yang dijadwalkan pada 27 Maret di Doha, kini diragukan keberlangsungannya. Mengikuti perkembangan geopolitik terbaru, termasuk serangan Iran terhadap pangkalan militer di dalam negeri dan eskalasi konflik di Timur Tengah, Qatar telah mengambil langkah drastis dengan menghentikan semua kegiatan olahraga.
Rencana Lionel Scaloni untuk menghentikan Lamine Yamal dalam La Finalissima telah terungkap, sementara Spanyol bersiap menghadapi Argentina di Qatar. Juara Eropa akan berhadapan dengan pemenang Copa America di Qatar bulan depan dalam pertandingan pra-Piala Dunia, yang setara dengan Piala Interkontinental yang kini sudah tidak ada lagi. Pertandingan ini akan mempertemukan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, dengan Lionel Messi untuk pertama kalinya.
Spanyol dan Argentina akan bertemu dalam pertandingan Finalissima pada Maret tahun depan jika kualifikasi Piala Dunia 2026 berjalan sesuai rencana, dengan pembicaraan mengenai lokasi yang sedang berlangsung di tiga negara.