
Rangkuman
Dihasilkan olehLaju sempurna Manchester City di Liga Premier akhirnya terhenti. Kekalahan 2-1 di Villa Park pada Sabtu lalu menjadi catatan buruk pertama Enzo Maresca sebagai manajer City di kompetisi domestik, mengakhiri tujuh kemenangan beruntun yang menjadi fondasi awal musim yang menjanjikan.
Nicolas Jackson menjadi sosok yang paling menyakitkan bagi City, mencetak dua gol untuk membawa kemenangan Villa. Maresca mengakui bahwa kedua gol yang bersarang ke gawangnya seharusnya bisa dihindari, dan menyebut performa timnya secara keseluruhan sebenarnya layak mendapat hasil lebih baik. City menguasai 63 persen penguasaan bola dan melepaskan 15 tembakan, namun gagal memanfaatkan peluang secara efisien. Ruben Dias menambahkan bahwa tim terlambat beradaptasi dengan skema permainan Villa di babak pertama, dan dua gol yang lahir dari transisi cepat terbukti sangat merugikan.
Di sisi lain, kabar dari luar lapangan juga masih menggantung. Potensi rekrutmen Malo Gusto dari Chelsea pada Januari dilaporkan bergantung pada hasil banding City atas kasus pelanggaran aturan keuangan Liga Premier, yang tetap menjadi bayang-bayang besar di atas klub.
Meski kalah, City tetap berada di puncak klasemen dengan 21 poin, unggul selisih gol dari Arsenal. Fokus kini beralih ke dua pertemuan beruntun melawan Brighton, dimulai dengan laga Piala Carabao di Etihad Stadium pada Rabu mendatang.
Ikhtisar Manchester City
Klasemen
Premier League
| Pos | Klub | M | M | S | K | G | K | +/- | POIN | Performa | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 8 | 7 | 0 | 1 | 20 | 9 | 11 | 21 |
| ||
| 2 | 8 | 7 | 0 | 1 | 13 | 5 | 8 | 21 |
| ||
| 3 | 7 | 5 | 1 | 1 | 23 | 5 | 18 | 16 |
| ||
| 4 | 8 | 4 | 1 | 3 | 17 | 15 | 2 | 13 |
| ||
| 5 | 7 | 3 | 3 | 1 | 9 | 8 | 1 | 12 |
|






