Legenda Juventus, Gianluigi Buffon, mengkritik keras batasan "gila" VAR setelah Pierre Kalulu secara kontroversial diusir dari lapangan dalam kekalahan Derby d'Italia melawan Inter bulan lalu. Mantan kiper tersebut mempertanyakan standar wasit di Serie A setelah kesalahan besar yang mencolok, sambil mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses tersebut.
Bek Juventus, Pierre Kalulu, akhirnya angkat bicara mengenai kontroversi yang melanda setelah ia dikeluarkan dari lapangan dalam pertandingan Derby d'Italia. Pemain asal Prancis itu menjadi sorotan setelah menerima kartu kuning kedua akibat tekel terhadap Alessandro Bastoni, sebuah keputusan yang banyak dianggap terlalu keras mengingat tampaknya tidak ada kontak fisik yang signifikan.
Bek Juventus, Pierre Kalulu, akhirnya angkat bicara mengenai insiden kartu merah yang kontroversial yang melibatkan Alessandro Bastoni, yang telah mendominasi headline sepak bola Italia sepanjang minggu ini. Bek tengah asal Prancis itu menjadi sorotan dalam perdebatan panas setelah dikeluarkan dari lapangan selama pertandingan melawan Inter, sebuah insiden yang membuat wasit menjadi sasaran kritik tajam atas keputusannya. Meskipun ada keributan seputar permintaan maaf yang disampaikan oleh wakil kapten Inter, Kalulu tampaknya ingin melupakan drama tersebut selama pekan yang sulit bagi Bianconeri.
Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, telah secara terbuka meminta maaf atas perayaannya terhadap kartu merah yang diterima bintang Juventus, Pierre Kalulu, selama Derby d'Italia akhir pekan lalu. Bek tengah Italia itu mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa ia menerima ancaman kematian setelah tayangan ulang menunjukkan dirinya melakukan diving dan menipu wasit, yang membuat wasit mengusir pemain Juventus dan memberikan keunggulan bagi Inter.
Bintang Inter Milan, Alessandro Bastoni, dituduh sebagai "penipu" setelah berperan besar dalam membuat pemain rival Juventus, Pierre Kalulu, mendapat kartu merah yang "jelas salah" dalam pertandingan Serie A yang dramatis di San Siro. Bianconeri menyelesaikan pertandingan tersebut dengan 10 pemain dan kalah dengan skor 3-2, dengan kepala wasit di Italia menyampaikan permohonan maaf kepada raksasa Turin.