Sudah beberapa bulan berlalu, tapi Jude Bellingham akhirnya kembali. Setelah bergulat melawan cedera dan diragukan bisa masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia, gelandang bintang Real Madrid itu membuktikan di El Clasico bahwa ia masih menjadi protagonis untuk panggung-panggung terbesar.
Suasana memanas di penghujung laga El Clásico antara Real Madrid dan Barcelona di Santiago Bernabeu, dengan Vinícius Junior menjadi pusat keributan setelah pertandingan. Petugas keamanan harus turun tangan ketika pemain dan staf kedua tim terlibat adu mulut dan dorong-dorongan, sementara Lamine Yamal menjadi sasaran kemarahan di lapangan.
Jude Bellingham melontarkan sindiran tajam kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, di media sosial setelah tampil gemilang dalam kemenangan Real Madrid atas rival abadinya di Santiago Bernabeu. Madrid yang musim lalu selalu kalah dalam empat pertemuan kontra Barca, kini berhasil merebut kembali gengsi El Clasico di bawah arahan Xabi Alonso lewat duel yang berlangsung panas dan sarat emosi.
Rafinha Alcantara mengkritik "kurangnya kedewasaan" Lamine Yamal menyusul kekalahan 2-1 Barcelona dari Real Madrid. Yamal terlibat perang kata-kata dengan duo Madrid, Vinicius Junior dan Dani Carvajal, dalam El Clasico panas di Bernabeu. Mantan bintang Barca, Rafinha, menyalahkan Yamal atas kekalahan itu, mengklaim dia memberi Los Blancos "motivasi ekstra" dengan komentarnya menjelang laga.
Ejekan kejam Vinicius Junior di lapangan kepada Lamine Yamal terungkap. Yamal tampil mengecewakan di El Clasico saat Barcelona kalah 2-1 dari Real Madrid. Hasil itu membuat sang juara bertahan LaLiga tertinggal lima poin dari Los Blancos. Untuk menambah luka, komentar Vinicius kepada remaja itu kini terungkap ke publik.
Barcelona tertinggal lima poin di belakang Real Madrid di puncak La Liga setelah kalah 2-1 dalam El Clasico pada hari Minggu. Gol dari Kylian Mbappe dan Jude Bellingham menjadi penentu kemenangan Los Blancos sementara Lamine Yamal gagal memberikan kontribusi berarti di pihak lain untuk Blaugrana yang dilanda cedera.
Lamine Yamal menandai kembalinya dengan sebuah assist saat Ronald Araujo mencetk gol kemenangan Barcelona di menit-menit akhir melawan Girona, sekaligus menyelamatkan Marcus Rashford dari rasa malu. Di akhir pertandingan yang menegangkan, yang dimenangkan Barca dengan skor 2-1, Hansi Flick diusir keluar lapangan - kartu merah yang mahal yang membuatnya terpaksa menonton El Clasico pekan depan dari tribun penonton.
Sensasi remaja Barcelona Lamine Yamal tidak akan lagi melakukan tanda tangan gratis untuk penggemar karena ia bersiap untuk menjalin kemitraan yang menguntungkan dalam menjual tanda tangannya pada barang dagangan. Langkah ini, yang umum di kalangan tokoh olahraga di Amerika Serikat, mencerminkan nilai mereknya yang semakin melambung secara global, tetapi datang di tengah sorotan intens untuk bintang berusia 18 tahun tersebut.
Lamine Yamal telah masuk ke dalam 10 besar pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Forbes memperkirakan bahwa bintang remaja Barcelona ini akan menghasilkan cukup tahun ini untuk menembus ambang batas untuk pertama kalinya dalam kariernya. Kesepakatan sponsor profil tinggi dengan merek seperti Adidas, Visa, dan Konami telah membantu meningkatkan pendapatan Yamal sementara wajah yang sudah dikenal mempertahankan posisi teratas dalam daftar ini.
Winger Chelsea Estevao telah dinobatkan sebagai salah satu finalis untuk Penghargaan Golden Boy 2025. Pemain internasional Brasil itu akan bersaing dengan pemain seperti gelandang Borussia Dortmund Jobe Bellingham dan talenta Real Madrid Franco Mastantuono untuk memperebutkan trofi yang terakhir dimenangkan oleh bintang muda Barcelona Lamine Yamal, yang tidak dapat mempertahankan gelarnya karena aturan kompetisi.
Bintang Arsenal Cristhian Mosquera telah memberitahu The Gunners bahwa mereka sudah memiliki Lamine Yamal mereka sendiri dalam tim mereka. Remaja Barcelona tersebut telah memukau dunia sejak kemunculannya sebagai pemain berusia 15 tahun di Camp Nou. Yamal sudah memenangkan gelar La Liga dan Copa del Rey bersama Barcelona, serta Kejuaraan Eropa bersama Spanyol, dan finis di posisi kedua setelah Ousmane Dembele pada penghargaan Ballon d'Or 2025.
Zinedine Zidane secara mengejutkan mengabaikan pemain Real Madrid dan malah memilih bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain ketika menyebutkan pemain saat ini yang paling membuatnya "terkesan". Pria yang telah mengangkat trofi Liga Champions bersama Real Madrid dan menuai beberapa kemenangan terbesar mereka di era modern ini secara terbuka memuji bintang muda Barcelona berusia 18 tahun, Lamine Yamal, sebagai pemain yang paling membuatnya terkesan di dunia sepakbola.
Striker Real Madrid Kylian Mbappe telah memberikan pembelaan terhadap bintang Barcelona dan Spanyol Lamine Yamal. Perhatian media terhadap winger remaja tersebut, yang baru berusia 18 tahun pada bulan Juli, semakin meningkat, dan Mbappe mendesak para pengkritik untuk tidak ikut campur dalam urusan bintang Barca tersebut karena ia terus memantapkan dirinya sebagai salah satu pesepakbola terbaik di dunia.
Gary Lineker tidak pernah menyangka akan melihat pemain lain seperti Lionel Messi - sampai Lamine Yamal muncul. "Hanya dengan melihatnya, dia membuat segalanya tampak begitu mudah untuk mengalahkan pemain. Dia melewati mereka seolah-olah mereka tak terlihat, seolah-olah mereka tidak ada," ujar mantan pemain timnas Inggris itu dengan antusias di podcast 'Stick to Football' setelah hasil imbang 3-3 Barcelona dengan Inter pada 30 April.
Legenda Barcelona, Xavi, menjelaskan mengapa Lamine Yamal kalah dalam perebutan Ballon d’Or 2025 dari penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele. Salah satu penyerang berbakat yang pernah berkiprah di Camp Nou, mengalahkan penyerang yang kini bersinar dalam perebutan gelar pemain terbaik dunia. Dembele berhasil menaklukkan tantangan dari pemain muda berbakat Yamal untuk meraih Bola Emas pertamanya dalam kariernya.
Lamine Yamal dilaporkan kembali merasakan ketidaknyamanan di area kemaluannya setelah pertandingan Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Pemain berusia 18 tahun itu absen selama tiga pekan karena cedera yang sama, dan kini partisipasinya melawan Sevilla serta kehadirannya di tim nasional Spanyol diragukan.