Ahmed Refat

أحمد رفعت

Senior Editorمحرر مختص بالكرة السعودية والعربية
Artikel oleh أحمد رفعت
  1. Guirassy menjelaskan pesan emosional di kaosnya setelah mencetak gol dalam kemenangan Dortmund.

    Penyerang Borussia Dortmund, Serhou Guirassy, menjadi pahlawan tak terbantahkan di lapangan selama kemenangan 2-0 di Liga Champions melawan Atalanta, namun tindakan-tindakannya setelah mencetak gol lah yang benar-benar mengena. Setelah mengalami periode kering yang frustrasi di awal musim, pemain internasional Guinea ini kini sedang dalam performa terbaiknya, mencetak enam gol dalam empat pertandingan kompetitif terakhirnya. Namun, gol terbarunya disertai dengan penghormatan yang menyentuh, yang mengungkap perjuangan pribadi yang mendalam di balik layar.

  2. De Bruyne siap kembali ke Napoli

    Napoli bersiap menyambut kembali wajah familiar ke Stadio Diego Armando Maradona. Setelah periode yang melelahkan di bangku cadangan, Kevin De Bruyne akhirnya mendekati kembalinya ke Italia. Gelandang serang asal Belgia ini diperkirakan akan tiba di Naples pada Minggu, bertepatan dengan perjalanan rekan-rekannya ke Bergamo untuk menghadapi Atalanta. Mulai Senin, gelandang senior ini dijadwalkan untuk bergabung di pusat latihan Castel Volturno, menandai dimulainya fase reintegrasi krusial di bawah pengawasan Antonio Conte.

  3. Diaz: Kane adalah mesin di Bayern

    Luis Diaz langsung tampil impresif sejak kepindahannya yang sensasional ke Bayern Munich pada musim panas ini, namun winger Kolombia itu mengakui bahwa dia terkesima dengan kualitas luar biasa rekan-rekan setim barunya. Setelah mengakhiri masa baktinya yang sukses di Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Jerman tersebut dengan biaya transfer yang dilaporkan mencapai €70 juta, Diaz dengan cepat beradaptasi ke dalam unit serangan yang menakutkan yang mencakup kapten Inggris Harry Kane dan bintang muda Prancis Michael Olise.

  4. Duran mencetak gol pada menit kelima debutnya bersama Zenit.

    Karier Jhon Duran terus diwarnai dengan rentetan gol dan kontroversi, dengan bab terbarunya di Rusia dimulai dengan cara yang menghebohkan. Mantan striker Aston Villa, yang baru saja menyelesaikan peminjaman ke Zenit St Petersburg, langsung masuk ke buku catatan wasit hanya lima menit setelah debutnya bersama klub tersebut. Ini merupakan ujian berat bagi pemain internasional Kolombia tersebut, yang reputasinya sebagai pemain dengan gaya bermain intens dan kadang-kadang kurang disiplin telah terdengar di lingkungan barunya. Pemain berusia 22 tahun itu masuk dalam starting XI untuk pertandingan persahabatan pra-musim melawan Shanghai Port, yang bertujuan untuk mengintegrasikannya ke dalam skuad. Namun, sifat "persahabatan" pertandingan itu segera terlupakan ketika Duran terlibat dalam perkelahian fisik dengan bek lawan saat mengejar bola panjang. Penyerang tersebut tampaknya kehilangan ketenangannya dalam perebutan bola, yang berujung pada konfrontasi yang membuat penonton dan ofisial t

  5. Arteta membalas kritik tanda tangan yang 'sangat salah dan tidak adil'.

    Manajer Arsenal, Mikel Arteta, akhirnya angkat bicara setelah mendapat gelombang kritik di media sosial akibat video yang memperlihatkan dirinya menolak menandatangani tanda tangan untuk seorang pendukung di luar Stadion Emirates. Insiden tersebut terjadi saat Arteta berada di dalam mobilnya setelah kemenangan Arsenal atas Wigan Athletic, dan ia memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan versinya tentang kejadian tersebut.

  6. Nicolas Otamendi Vinicius Jr

    "Messi yang membuatmu menang!" - Otamendi dikritik habis-habisan karena mengejek Vinicius.

    Pertandingan Liga Champions yang penuh gairah antara Benfica dan Real Madrid telah memicu perang kata-kata di luar lapangan, dengan mantan gelandang Los Blancos, Wesley Sneijder, memimpin serangan. Legenda Belanda itu tidak menahan diri dalam menilai perilaku Nicolas Otamendi selama pertandingan di Estádio da Luz, di mana bek veteran itu terlihat mengejek bintang Brasil Vinicius Junior setelah pertukaran panas di lapangan. Ketegangan mencapai puncaknya selama jeda pertandingan terkait protokol anti-rasisme kompetisi, di mana Otamendi memilih untuk memperlihatkan tato-tatonya di hadapan winger Real Madrid. Mantan pemain Manchester City itu secara khusus menunjuk tato-tatonya yang memperingati kemenangan Argentina baru-baru ini, termasuk Piala Dunia 2022, Finalissima, dan Copa America, dalam upaya yang tampaknya untuk menunjukkan keunggulan atas pemain Brasil muda tersebut dalam hal prestasi internasional.

  7. Benfica membela Prestianni di tengah kontroversi rasisme Vinicius.

    Dampak dari pertandingan playoff fase gugur Liga Champions yang penuh ketegangan antara Benfica dan Real Madrid telah mengambil arah yang dramatis, setelah raksasa Portugal tersebut secara terbuka membela Gianluca Prestianni. Dampak dari pertandingan tersebut, yang diwarnai dengan tuduhan serius tentang rasisme yang ditujukan kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, telah berujung pada serangkaian pernyataan publik dan saling menyalahkan. Setelah Prestianni awalnya membantah tuduhan tersebut, Benfica menggunakan media sosial untuk menunjukkan dukungan yang tak tergoyahkan terhadap gelandang muda Argentina mereka.

  8. VIDEO: Osimhen marah pada rekan setimnya di Galatasaray setelah kekalahan telak dari Juventus.

    Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, membuat para penggemar terkejut setelah video muncul menunjukkan dirinya dengan marah menegur rekan setimnya beberapa saat setelah peluit akhir pertandingan kemenangan mengejutkan 5-2 Galatasaray atas Juventus di Liga Champions. Meskipun raksasa Turki itu berhasil meraih keunggulan yang meyakinkan di leg pertama babak playoff knockout, penyerang asal Nigeria itu tampak sangat marah, memicu spekulasi bahwa kegagalannya mencetak gol telah merusak malam bersejarah tersebut.