Aitana Bonmati telah memenangkan tiga Ballon d'Or Feminin berturut-turut — namun penghargaan tersebut akan jatuh ke tangan orang lain pada tahun 2026. Apakah Alexia Putellas, pemenang dua kali dan rekan setimnya di Barcelona, yang akan kembali membuktikan dirinya sebagai pemain terbaik di dunia sepak bola wanita? Atau mungkinkah ada nama baru yang masuk dalam daftar peraih penghargaan saat Ballon d'Or Feminin diserahkan di Paris pada bulan Oktober?
Barcelona Femeni kembali menegaskan dominasi mutlak mereka di dunia sepak bola Spanyol dengan meraih gelar Liga F ketujuh secara berturut-turut. Kemenangan telak 4-1 atas rival sekota mereka, Espanyol, pada Rabu lalu membawa raksasa Catalan ini memimpin klasemen dengan selisih 16 poin yang tak terkejar, sekaligus menandai gelar liga domestik ke-11 klub tersebut dalam era dominasi bersejarah.
Barcelona dilaporkan 'hampir' kehilangan bek andalannya, Ona Batlle, yang akan bergabung dengan Arsenal secara gratis. Spekulasi seputar masa depan pemenang Ballon d'Or dua kali, Alexia Putellas, dan bek tengah andalan Mapi Leon juga semakin menguat seiring mendekatnya masa berakhir kontrak keduanya di Catalunya. London City Lionesses telah menunjukkan minat pada keduanya, karena tim yang baru saja promosi ke Women's Super League ini berupaya membuat gebrakan di bursa transfer musim panas.
Barcelona mendapat dorongan besar dalam upayanya meraih empat gelar sekaligus berkat kabar bahwa Aitana Bonmati telah kembali berlatih. Pemain yang tiga kali meraih Ballon d'Or ini absen sejak akhir November setelah mengalami patah tulang kaki yang memerlukan operasi, namun kini ia telah kembali bergabung dengan tim, hanya beberapa hari menjelang laga semifinal Liga Champions antara Barcelona dan Bayern Munich.
Barcelona Femeni telah mengambil langkah besar menuju gelar Liga F ketujuh berturut-turut mereka setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas rival abadi mereka, Real Madrid. Gol-gol dari Ona Batlle dan Alexia Putellas, ditambah dengan gol bunuh diri yang tidak disengaja, menjadi sorotan dalam laga Clasico yang sepenuhnya didominasi satu tim ini, sehingga raksasa Catalan tersebut kini duduk nyaman di puncak klasemen liga.
Ketika Sydney Schertenleib tampil di hadapan media nasional musim panas lalu, sebelum berlaga di Kejuaraan Eropa pertamanya bersama tuan rumah Swiss pada usia 18 tahun, dan menyatakan bahwa "tujuan utamanya" adalah memenangkan Ballon d'Or suatu hari nanti, mungkin ada yang mengangkat alis tak percaya.
Supporters have a number of opportunities to purchase tickets for matches involving Uruguay, via the FIFA website, between now and the big kick-off in June. The various sales phases differ in terms of purchasing processes, payment methods and ticket products.
To buy tickets, you must visit the official FIFA ticketing portal and register for an account. You can then log in to your FIFA account and check out ticket availability.
Can I buy Uruguay World Cup 2026 resale tickets?
If you are looking for an official and secure way to resell/exchange your FIFA World Cup 26 tickets, the FIFA Resale/Exchange Marketplace is the official channel for doing so. The Marketplace opened in October and be accessed via FIFA.com/tickets.
FIFA World Cup 2026 tickets will also be available from secondary resellers, such as StubHub and Ticombo.
Will there be an opportunity to purchase Uruguay World Cup 2026 tickets directly at the stadium?
No, tickets will not be available for purchase at the stadiums during FIFA World Cup 2026. There will be no over-the-counter ticket sales. FIFA.com/tickets is the official portal for purchasing tickets.
Who has scored the most goals for Uruguay at World Cup Finals?
Uruguay have produced a glittering array of striking talent over the years, including Luis Suarez, Diego Forlan and Edinson Cavani. However, it's Oscar Míguez, who played for La Celeste during the 1950 and 1954 tournaments, scoring eight times, who tops the nation's World Cup finals scoring charts. A more modern-day star, in the shape of Fernando Muslera, holds the no.1 spot in the all-time World Cup appearances for Uruguay though, having played 16 times during three tournaments (2010, 2014 and 2018).