
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
18+ | Konten Komersial | S&K Berlaku | Bermainlah dengan Bertanggung Jawab | Prinsip-prinsip PenerbitanRangkuman
Dihasilkan olehNapoli sedang menghadapi periode paling berat musim ini. Dua kekalahan beruntun, yakni 0-2 dari Juventus di Serie A dan 1-4 dari Porto di Liga Champions, telah menempatkan klub dalam tekanan serius di dua kompetisi sekaligus. Di Liga Champions, Napoli kini hanya mengoleksi tiga poin dari empat pertandingan, sementara di Serie A mereka berada di posisi kedelapan dengan 14 poin dari 10 laga, tertinggal jauh dari zona puncak.
Yang memperburuk situasi bukan hanya hasil di lapangan. Kekalahan di Porto memperlihatkan retakan internal yang selama ini tersimpan. Perselisihan terbuka antara Kevin De Bruyne dan Lorenzo Lucca di lapangan menjadi sorotan, dan ketegangan itu berlanjut di hadapan mikrofon setelah pertandingan. Situasi ini menambah beban bagi Massimiliano Allegri, yang juga harus menghadapi krisis cedera parah, termasuk absennya seluruh bek sayap sebelum laga Porto. De Bruyne sendiri sempat diragukan tampil setelah mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Juventus.
Nama-nama pengganti Allegri pun mulai beredar, meski klub belum mengambil tindakan. Kepercayaan diri skuad tampak rapuh, dan momentum negatif sulit dihentikan. Napoli kini menghadapi Lazio di Stadion Diego Armando Maradona pada 8 November, sebuah laga yang terasa seperti ujian krusial bagi kelangsungan proyek Allegri di Napoli.







