Manajemen Persija Jakarta berharap ujung tombak asal Kroasia Marko Simic mendapatkan pelajaran dari kasus yang menimpanya di Australia agar tidak terulang lagi di masa mendatang.
Simic tersandung kasus dugaan pelecehan terhadap wanita di dalam pesawat jelang laga melawan klub Australia, Newcastle Jets, di play-off kedua Liga Champions Asia (LCA) 2019 pada Februari.
Nasib Simic akan ditentukan hari ini melalui persidangan di Australia. Manajer Persija Ardhi Tjahjoko berharap pemain berusia 31 tahun itu memetik pelajaran dari kasus yang menimpanya.
“Kami berharap hasil yang terbaik untuk Simic. Saksi kanan-kiri yang memberatkan juga ditanya tidak ada yang melihat. Sekali lagi kami tetap menunggu hasil sidangnya. Tapi yang jelas dia masih dibutuhkan di Persija jadi kita belum cari pengganti untuk Simic,” tutur Ardhi dilansir laman resmi klub.
“Intinya manajemen tidak lepas tangan begitu saja terhadap kasus Simic. Mereka siap membantu. Tapi saya juga sempat bilang ke manajemen ini buat pembelajaran ke pemain.”
Goal Indonesia