Icons

  1. Bagaimana Messi mengukir sejarah sepak bola di Piala Dunia 2022

    Pada musim dingin 2022, di bawah sorotan lampu Lusail, Lionel Messi akhirnya mewujudkan impian yang telah ia pendam sepanjang hidupnya. Setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan yang tak henti-hentinya, kekecewaan yang mendalam, dan kegagalan yang menyakitkan, kapten Argentina ini melampaui ekspektasi di panggung terbesar sepak bola untuk memberikan akhir yang sempurna bagi negaranya—dan untuk menuntaskan takdirnya sendiri. Selamat datang di episode terbaru Icons—podcast GOAL yang menelusuri kembali 10 Piala Dunia terakhir melalui momen, tokoh, dan kontroversi yang mendefinisikannya, menghidupkan kembali semangat setiap turnamen dengan jelas.

  2. IKON: Bagaimana Mbappé yang masih remaja dua kali meniru Pele pada tahun 2018

    Kylian Mbappe baru berusia 19 tahun saat ia menjadikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang perkenalan dirinya kepada dunia—memecahkan rekor-rekor Prancis dan menyamai prestasi yang terakhir kali terlihat pada era Pele, sambil mengantarkan Les Bleus meraih gelar yang terasa seperti awal dari sesuatu yang bersejarah. Untuk edisi terbaru Icons, podcast dan seri fitur GOAL yang menelusuri kembali 10 Piala Dunia terakhir melalui momen, tokoh, dan kontroversi yang mendefinisikannya, menghidupkan kembali semangat setiap turnamen dengan jelas, kami menengok kembali bagaimana Mbappe menjadi bintang utama bagi Prancis di Rusia...

  3. IKON: Mengapa Jerman Mengenakan Seragam Merah Saat Menghancurkan Brasil 7-1

    Pada musim panas 2014, Jerman tidak hanya memenangkan Piala Dunia di tanah Brasil—mereka juga meninggalkan salah satu simbol persatuan yang paling kuat dan tak terduga yang pernah ada dalam sejarah sepak bola. Di luar kemenangan semifinal 7–1 yang tak terlupakan atas tuan rumah, sebuah pertandingan yang mengejutkan dunia, seragam merah dan hitam itu menjadi simbol sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar kemenangan atau kekalahan: rasa hormat, empati, dan ikatan tak terduga antara dua negara sepak bola. Inilah Icons, sebuah fitur dan seri podcast GOAL yang menelusuri kembali 10 Piala Dunia terakhir melalui momen, tokoh, dan kontroversi yang mendefinisikannya, menghidupkan kembali semangat setiap turnamen.

  4. ICONS: Kontroversi yang mengiringi Piala Dunia 2010

    Ini adalah Icons, sebuah fitur dan seri podcast GOAL yang mengulas kembali 10 Piala Dunia terakhir melalui momen-momen, tokoh-tokoh, dan kontroversi yang mendefinisikannya, menghidupkan kembali semangat setiap turnamen dengan jelas. Minggu ini kita menengok kembali vuvuzela, Jabulani, pemberontakan Prancis, dan 'Tangan Tuhan' lainnya. Piala Dunia 2010 adalah kekacauan, kebisingan, kepedihan, dan pertunjukan murni; sebuah turnamen yang membentuk era modern sepak bola dengan cara yang tak terduga oleh banyak orang.

  5. IKON: Fabio Grosso - Pahlawan Piala Dunia Italia yang Tak Terduga

    Pada musim panas 2006, beberapa malam mengubah Fabio Grosso dari seorang pendatang menjadi pahlawan nasional Italia. Dari tendangan kaki kiri yang menentukan melawan Jerman hingga penalti sempurna di Berlin, kisah Grosso adalah cerita luar biasa tentang kerendahan hati, keberanian, dan takdir yang membawanya dari lapangan Serie C2 hingga final Piala Dunia. Ini adalah ICONS - podcast dan seri fitur GOAL yang mengulas kembali 10 Piala Dunia terakhir melalui momen, tokoh, dan kontroversi yang mendefinisikannya, menghidupkan kembali semangat setiap turnamen.

  6. ICONS: Piala Dunia Yang Membakar Cinta Amerika Pada Sepakbola

    Dari lagu-lagu kebanggaan yang menggema di stadion hingga terik yang menyengat di tengah arena penuh sesak, musim panas 1994 menandai momen ketika sepakbola—atau soccer, sebagaimana orang Amerika menyebutnya—benar-benar menerobos benak masyarakat Amerika Serikat. Inilah Piala Dunia yang mengubah segalanya: titik temu gairah global dengan panggung hiburan khas Negeri Paman Sam, tempat dua budaya olahraga yang berbeda mulai menyatu.

  7. ICONS: Beckenbauer & Piala Dunia 1990

    Bahkan hingga hari ini, masih ada momen selama perayaan kemenangan Piala Dunia ketika setiap acara yang telah diatur dengan cermat tiba-tiba menjadi anarkis dan tidak lagi sesuai skrip: Gennaro Gattuso, tiba-tiba melangkah melintasi lapangan Olympic Stadium di Berlin dengan celana dalamnya setelah kemenangan Italia pada tahun 2006, setelah memberikan semua pakaiannya yang tersisa kepada para tifosi di tribun; Iker Casillas mencium pacarnya saat itu, jurnalis TV Sara Carbonero, selama wawancara yang seharusnya profesional setelah kemenangan Spanyol pada tahun 2010; Momen memalukan ketika koki Turki Salt Bae tiba-tiba merasa seperti pemain Argentina di Qatar pada tahun 2022 dan merebut trofi dari tangan pemain seperti Lionel Messi dan kawan-kawan.

  8. ICONS: Kisah Gemilang Di Balik Jersey Argentina Untuk Piala Dunia 1986

    Berbicara tentang kiprah gemilang Argentina di Piala Dunia 1986, ada kisah-kisah yang terus diceritakan; Gol Tangan Tuhan, Gol Terbaik Abad Ini, dan Diego Maradona mengangkat trofi di Azteca. Kisah-kisah itu begitu melekat dalam ingatan masyarakat Argentina, serta para penggemar dari seluruh dunia, sehingga terasa seperti adegan dari film yang sudah terlalu sering kita tonton.