Bos Chelsea Maurizio Sarri menegaskan, dirinya hendak mengganti seluruh pemainnya di starting XI ketika tumbang dari Leicester City seandainya bisa.
Dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris itu, The Blues kalah dengan skor tipis dari The Foxes, 1-0.
Gol tunggal Jamie Vardy di awal-awal babak kedua cukup bagi Leicester membungkus kemenangan di laga akhir pekan ini meski Chelsea sempat tampil dominan sepanjang 45 menit pertama.
Setelah kebobolan, Sarri memainkan Ruben Loftus-Cheek dan Olivier Giroud, tetapi perubahan taktikal ini tak jua memberikan impak positif.
"Saya hanya ingin lebih banyak yang hadir [dari para pemain pengganti], juga adanya kekuatan secara fisik di kotak penalti lawan," ujar Sarri seusai pertandingan.
"Namun terlepas dari pergantian, reaksi tim terbilang tidak berada di jalur yang tepat. Jika reaksinya seperti ini, Anda bisa mengganti 11 pemain, tapi hasilnya akan sama saja."
"Jika saya tahu, saya akan menyelesaikan masalah sebelum pertandingan. Sulit dimengerti karena kami memiliki banyak pemain dengan segudang pengalaman," keluh eks pelatih Napoli tersebut.
Kekalahan ini memang tidak mengubah Chelsea di peringkat keempat klasemen, tetapi mereka kini punya poin yang sama dengan Arsenal, yang duduk di urutan kelima.





