Herman Dzumafo Diburu Tujuh Klub

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Dzumafo belum memberikan jawaban kepada klub peminatnya, dan menunggu penawaran dari Bhayangkara FC.

Kendati sudah menyandang status pemain veteran, pesona striker Bhayangkara FC Herman Dzumafo masih menarik perhatian klub Liga 1 dan 2. Dzumafo mengaku saat ini telah didekati tujuh klub untuk musim 2019.

Dzumafo tampil di 33 pertandingan Bhayangkara FC, 11 diantaranya dari bangku cadangan, pada Liga 1 2018. Pemain berusia 38 tahun ini menyumbang 11 gol bagi Bhayangkara FC. Torehan itu membuat Dzumafo menjadi incaran sejumlah klub.

“Sudah empat tim Liga 1 dan tiga tim Liga 2 menghubungi saya, dan menawarkan untuk bergabung. Namun saya tetap memilih Bhayangkara. Kontrak saya di sini sampai Januari 2019, dan memang belum ada kepastian untuk musim depan. Tapi, saya tetap memprioritaskan Bhayangkara,” tutur Dzumafo diwartakan laman Antara.

Duzmafo menambahkan, alasannya memprioritaskan Bhayangkara FC disebabkan sudah merasa nyaman bermain untuk klub milik kepolisian itu. Menurutnya, penggawa Bhayangkara FC memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Bhayangkara FC adalah klub yang cocok dengan saya saat ini. Saya merasa nyaman di sana. Karena itulah saya belum memikirkan klub lain. Bhayangkara selalu jadi prioritas saya,” tegas Dzumafo.

 

View this post on Instagram

Thoriq Alkatiri Wasit Terbaik Liga 1 2018 👏 PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 akhirnya mengumumkan secara resmi siapa yang menjadi wasit terbaik pada musim 2018. Adalah Thoriq Munir Alkatiri yang berhasil menyabet penghargaan tersebut. . Wasit asal Purwakarta, Jawa Barat, ini dipilih oleh panel PSSI. Dia dianggap mampu memimpin pertandingan dengan baik selama bertugas. Selain itu, dia juga memenuhi lima kriteria penilaian yang diterapkan panel PSSI mulai dari kepemimpinan, appearance (kerapian dan kepercayaan diri), performa (gestur tubuh dan kondisi fisik), komunikasi (cara berkomunikasi kepada pemain dan ofisial serta cara menghadapi protes pemain dan ofisial), hingga handicap atau gengsi sebuah pertandingan. . Tak ayal, penghargaan ini disambut gembira oleh Thoriq. "Alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi saya untuk selalu menjaga performa. Ini juga menjadi sebuah kebanggaan sekaligus beban untuk saya," ujar Thoriq, dalam rilis resmi PT LIB, Jumat (21/12). . "Saya bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan rekan-rekan, karena menjadi wasit adalah pekerjaan utama saya," tambah wasit yang mulai memimpin pertandingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia pada 2012 itu. . Thoriq saat ini adalah salah satu wasit asal Indonesia yang sudah mengantongi lisensi FIFA. Di samping itu, dia juga menjadi satu-satunya wasit Indonesia yang masuk jajaran wasit elite AFC. . Pada musim ini, Thoriq tercatat memimpin 16 pertandingan Liga 1, serta dua kali bertugas sebagai fourth official. Dalam 16 pertandingan tersebut, total 59 kartu kuning dan tiga kartu merah keluar dari kantongnya. . "Wasit salah satu elemen penting dalam suatu pertandingan, jadi kita juga harus memberikan respek kepada mereka. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan kualitas, bukan hanya Thoriq namun juga untuk wasit-wasit yang lain," kata Tigorshalom Boboy, COO PT LIB. . #liga1 #wasit #indonesia #afc #fifa #instagoal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Pep Guardiola Yakin Bakal Jumpa Jose Mourinho Lagi
2. Manuel Neuer: Liverpool Rapuh
3. Bos Persija Ungkap Alasan Marc Klok Ke Rumahnya
4. Ini Alasan Zlatan Ibrahimovic Tolak AC Milan
5. Beppe Marotta: Pavel Nedved Sekarang Musuh Saya!
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup