Neymar mendapat dukungan dari pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel menyusul reaksi kurang menyenangkan usai kekalahan di final Coupe de France kontra Rennes.
Superstar Brasil ini tampil 120 pada starter pertamanya sejak menderita cedera kaki pada Januari dan memberi umpan untuk gol pembuka Dani Alves, sebelum menggandakan skor PSG. Namun Rennes berhasil menyamakan kedudukan dan menang adu penalti setelah Christopher Nkunku gagal mengeksekusi dari titik putih.
Selepas pertandingan Neymat tak dapat menahan emosi dan terlihat bersitegang dengan seorang suporter saat menuju podium untuk menerima medali runner-up.
Mantan pemain Barcelona itu meminta maaf usai insiden itu melalui akun Instagram, dengan mengatakan: “Apakah saya bersikap salah? Ya, namun tidak satu pun dapat tetap cuek.”
RMC melaporkan pemain termahal dunia itu terancam sanksi delapan pertandingan dari Federasi Sepakbola Prancis, tapi Tuchel memberi dukungan kepada pemainnya.
“Saya tahu maksud Ney, ini bukan sesuatu yang harus kami bicarakan di luar, hanya di dalam,” katanya.
“Ada pemain yang senang menang dan pemain yang benci kekalahan. Semua orang cinta kemenangan tapi lebih banyak yang benci kekalahan.
“Neymar main 120 menit, saya terkejut dengan penampilannya. Ia mencetak gol, membuat umpan kunci dan mencetak penalti kelima. Semua aksi berbahaya kami dari dia.”



