PSG Kalah Di Final Coupe De France, Neymar Pukul Suporter

Komentar()
Martin Bureau
Bintang Brasil ini harus dilerai oleh rekan setimnya setelah bersitegang dengan seorang fans di tribune stadion.

Neymar kembali terlibat dalam masalah indisipliner, hanya beberapa jam setelah UEFA memberikan skors tiga pertandingan kepadanya.

Kali ini, penyerang Paris Saint-Germain itu kedapatan memukul seorang suporter seusai timnya kalah dari Rennes di final Coupe de France, Minggu (28/4) dini hari WIB.

Laga tersebut menjadi penampilan starter pertama Neymar setelah absen sejak Januari lalu karena cedera. Ia mampu mencetak gol kedua PSG untuk membawa timnya unggul 2-0. Namun, Rennes mampu bangkit menyamakan skor sebelum akhirnya menang lewat adu penalti.

Selepas laga, Neymar tidak bisa mengendalikan rasa frustrasinya. Ketika para pemain PSG melangkah naik ke podium Stade de France untuk mendapatkan medali runner-up, Neymar tampak bersitegang dengan seorang fans.

Dalam rekaman video, Neymar terlihat tidak suka dengan ulah sang suporter yang berniat merekamnya dari jarak dekat memakai ponsel. Keduanya berdebat sengit, tapi tiba-tiba Neymar melayangkan pukulan dengan tangan kanannya kepada fans tersebut.

Seorang rekan setim Neymar sempat melerai pertengkaran tersebut, tapi penyerang Brasil itu langsung berlalu begitu saja menuju podium.

Ini bukan kali pertama Neymar berulah negatif di luar lapangan. Beberapa jam sebelum pertandingan, Neymar baru saja dihukum larangan bermain tiga pertandingan Liga Champions musim depan setelah menghina wasit melalui Instagram selepas PSG kalah dari Manchester United.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Maaf Jurgen Klopp, Satu Tangan Man City Sudah Di Trofi
2. Baru Semusim, Real Madrid Bakal Jual Thibaut Courtois
3. Jose Mourinho: Beberapa Pemain Mungkin Kira Saya Bajingan
4. Fans Lazio Pasang Banner Pro-Mussolini & Lecehkan Bakayoko
5. Virgil Van Dijk, Paul Pogba, & PFA Team Of The Year 2018/19
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner Ligue 1

 

Tutup