Manchester City berhasil memetik kemenangan meyakinkan 2-0 atas Fulham di Etihad Stadium, pada babak keempat Piala Liga Inggris, Jumat (2/11) dini hari WIB.
Hasil yang membawa The Citizens lolos ke babak perempat-final tersebut secara mengejutkan ditentukan oleh gelandang serang belianya, Brahim Diaz. Pemain berusia 19 tahun itu memborong semua gol kemenangan.
Tidak heran bila kemudian Diaz mendapat banjir sanjungan. Termasuk dari manajer klubnya sendiri, Pep Guardiola. Dia ingin pemain asal Spanyol tersebut dipertahankan, menilik kontraknya yang kadaluwarsa akhir musim ini.

“Pendapat saya tak berubah karena dua gol atau karena Diaz tak dipilih masuk tim untuk Liga Primer Inggris," buka Pep, seperti dikutip London Evening Standard.
“Opini yang ada sangat tinggi. Namun, dalam skuat papan atas yang ada, bersaing dengan Leroy [Sane], Raz [Sterling], Bernando [Silva], Sergio [Aguero], Gabriel [Jesus], tentu tak mudah mendapatkan tempat.”
“Diaz sudah tahu sejak awal. Dia memutuskan bertahan musim ini dan kami gembira menerimanya. Kami akan melakukan apa pun untuk mempertahankan dia. Namun, itu semua tidak bergantung pada saya."
“Diaz tahu keinginan kami terhadap semua pemain muda. Mereka tahu kami ingin melindungi mereka. Dia paham cara kami bermain, cara yang kami inginkan. Kami menginginkan dia. Namun itu tidak semata tergantung pada kami.
"Semua bergantung pada keinginan mereka sendiri. Kami berkeras menginginkan Diaz, tapi agen, keluarga, dan dirinya pribadi yang harus memutuskan," pungkasnya bijak.






