Start Buruk, Leicester City Pecat Craig Shakespeare?

Komentar()
Tony Marshall
Kampiun EPL 2015/16 ini dirumorkan telah berpisah dengan manajernya setelah terperosok di peringkat 18 klasemen.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter

Kendati belum terkonfirmasi oleh Leicester City, sejumlah media di Inggris santer melaporkan bahwa klub Liga Primer Inggris itu sudah memecat manajer Craig Shakespeare akibat start buruk di musim ini.

Daily Mail mengklaim Shakespeare sudah dibebastugaskan dari pekerjaannya di King Power Stadium berdasarkan hasil pertemuan para petinggi klub, Selasa (17/10), sehari setelah Leicester bermain imbang 1-1 dengan West Bromwich Albion.

Jamie Vardy dkk. memang tampil mengecewakan di Liga Primer 2017/18 di mana mereka hanya memenangi satu dari delapan partai pembuka. Mereka kini duduk urutan ke-18 alias berkubang di zona degradasi. Jika kabar pemecatan ini benar, maka Shakespeare hanya bertahan selama delapan bulan sebagai manajer The Foxes.

Sebelum menjadi manajer, Shakespeare sudah bertugas enam tahun di Leicester sebagai asisten manajer, termasuk membantu Claudio Ranieri mengukir kisah Cinderella di musim 2015/16 dengan menjadi kampiun Liga Primer.

Akan tetapi, Ranieri didepak di musim selanjutnya, tepatnya pada Februari 2017, ketika Leicester terus berkutat di papan bawah. Shakespeare kemudian bertindak sebagai caretaker dan berhasil membawa Leicester finis ke-12 dan diganjar kontrak permanen tiga tahun pada Juni lalu.

Sayang, Shakespeare sepertinya harus mengikuti jejak Ranieri menyusul performa jeblok timnya di musim ini. Shakespeare pun berpotensi menjadi manajer kedua yang dipecat di Liga Primer musim ini setelah Frank de Boer (Crystal Palace). Alan Pardew, Guus Hiddink, Sam Allardyce, Gary Rowett, dan Nigel Pearson dikabarkan menjadi kandidat pengganti Shakespeare.

 

Artikel Selanjutnya:
Patrick Vieira Tak Sabar Adu Taktik Dengan Thierry Henry
Artikel Selanjutnya:
Gennaro Gattuso Bantah Gonzalo Higuain Minta Dijual Ke Chelsea
Artikel Selanjutnya:
Gagal Bersinar Di Manchester United, Angel Di Maria Salahkan Louis Van Gaal
Artikel Selanjutnya:
VAR Kurangi Kesalahan Wasit Di La Liga Spanyol
Artikel Selanjutnya:
Juan Mata Berambisi Main Hingga Usia Senja Seperti Ryan Giggs
Tutup