Kabar mengejutkan menghampiri dunia sepakbola setelah manajer Sevilla Joaquin Caparros membenarkan dirinya mengidap chronic leukemia.
Juru taktik berusia 63 tersebut mengumumkan hal tersebut tidak lama setelah Los Hispalenses meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Real Valladolid.
"Ini tidak mempengaruhi pekerjaan saya. Saya akan menjalani kehidupan dari hari ke hari, untuk melatih," ujarnya.
"Saya ingin menikmati pekerjaan. Saya ingin berterima kasih pada pemain dan ketua umum klub."
"Saya tidak menjalani program pengobatan. Saya pastikan kepada semua orang, saya tidak mengikuti program perawatan."
Progres chrinic leukemia lebih lambat dari leukemia akut dan terkadang tidak langsung membutuhkan pengobatan.
Caparros untuk sementara mengambil alih kendali tim di Ramon Sanchez-Pizjuan pada bulan lalu hingga akhir musim setelah Pablo Machin dipecat.
Sebelumnya Caparros mengambil jabatan yang sama saat Vincenzo Montella dibebastugaskan dari posisinya pada pertengahan musim 2017/18.
Petualangan pertama Caparros bersama Sevilla terjadi pada 2000 setelah sebelumnya menghadirkan sukses pada Recreativo de Huelva dan Villarreal.
Ketika itu Caparros memimpin tim selama lima musim dengan catatan lebih dari 200 pertandingan.
Setelahnya dia bergabung ke Deportivo La Coruna dan Athletico Bilbao sebelum digantikan Marcelo Bielsa pada 2011.
Caparros juga pernah membesut tim LaLiga lainnya seperti Mallorca, Levante, Granada dan Ossasuna dan mengumpulkan lebih dari 1000 pertandingan tim senior.
Kemenangan Sevilla atas Valladolid membuat mereka menempati peringkat lima klasemen, tertinggal satu angka dari Getafe yang berada di zona Liga Champions.
Getty, Goal