Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo ingin mengukir sejarah bersama klubnya yang sekarang.
Di bawah arahan Santo, Wolves menjelma jadi kuda hitam di Liga Primer Inggris musim ini, dengan mereka menempati urutan ketujuh di tabel klasemen sementara dan terpaut 13 poin dari Chelsea yang berada satu tingkat di atasnya.
Wolves tidak lagi sanggup finis di urutan enam besar sejak 1980 silam namun klub penghuni Molineux Stadium itu sudah melewati rekor poin terbanyak mereka di Liga Primer yang diraih delapan tahun lalu (40). Lebih dari itu, mereka kini telah lolos ke babak semi-final Piala FA setelah mengalahkan Manchester United dan Santo mengintip peluang untuk menciptakan sejarah baru bersama Wolves.
“Cara terbaik untuk menjadi ambisius adalah membantu tim ini bekerja keras setiap harinya. Mimpi-mimpi takkan memberi Anda apa pun. Kerja keras lah yang memberi Anda hasil,” kata Santo dikutip dari Sky Sports News.
“Kami harus menyadari sejarah klub ini. Itu penting, itu masif namun itu terjadi di era 50, 60, dan 70an, jadi itu sudah lama.”
Santo menambahkan: “Atmosfernya sekarang bagus namun itu tidak boleh memecah konsentrasi kami. Kami harus tahu pekerjaan yang harus dilakukan dan fokus setiap harinya.
“Kami berlatih, berlatih dan berlatih, kemudian kami punya jeda internasional dan akan ada babak semi-final Piala FA. Kami tidak boleh terpecah fokusnya dan tidak melakukan hal yang keliru,” imbuhnya.



