Lima Tikungan Terakhir Menuju Juara Liga 1 2017

Komentar()
Goal
Ada tujuh klub yang masih punya peluang untuk mengangkat trofi Liga 1.

OLEH   FARABI FIRDAUSY

Liga 1 2017 menjadi kompetisi yang sangat ketat dan sengit sejak pertama kali digulirkan. Pada pekan-pekan awal, jarak antartim peringkat satu sampai sepuluh bahkan sangat tipis.

Saat ini, Bhayangkara FC berada di posisi puncak berkat laju mulus mereka sejak pekan ke-18 hingga akhirnya dihentikan Barito Putera setelah 11 pekan tak menelan satu kekalahan sekali pun.

Bali United, PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Madura United terus setia menguntit posisi dari Bhayangkara sambil berharap The Guardian terpeleset pada lima laga terakhir yang krusial.

Sementara Persija Jakarta, dengan harap-harap tipis mereka sudah realisitis mengincar tiga besar, meski sebenarnya masih ada harapan untuk bisa menduduki posisi teratas akhir musim. Barito Putera yang ada di posisi ketujuh, secara hitungan poin juga masih ada peluang meski sangat tipis.

Goal Indonesia mencoba mengulas lima tikungan terakhir tujuh tim teratas yang masih punya kans untuk juara. Mulai pekan ke-30, tiap partai akan terasa layaknya final bagi enam tim tersebut.


BHAYANGKARA FC (59 POIN)


Paulo Sergio - Selebrasi Bhayangkara FC

Lima laga terakhir: PSM (kandang), Madura United (tandang), Persela (kandang), Mitra Kukar (tandang), Persija (kandang).

Skuat arahan Simon McMenemy masih punya tiga partai kandang, dua di antaranya menghadapi PSM dan Persija. Pekan ke-30 dan 31 akan sangat krusial untuk mereka mempertahankan posisi teratas, pasalnya PSM dan Madura United yang jadi lawan.

Hitungan aman, PSM dan Madura United bisa saja menahan imbang The Guardian, dan tiga partai berikutnya yakni melawan Persela, Mitra Kukar dan Persija disapu bersih untuk menyabet 11 poin tambahan. Sehingga 70 poin mereka amankan pada akhir musim.


BALI UNITED (55 POIN)



Selebrasi Taufik - Bali United

Lima laga terakhir: PS TNI (kandang), Barito Putera (tandang), Sriwijaya (kandang), PSM (tandang), Gresik United (kandang).

Bali United gagal memanfaatkan kekalahan Bhayangkara di Banjarmasin, ketika mereka juga harus tersungkur dari Persiba di Balikpapan. Namun Widodo C Putro menegaskan itu akan jadi kekalahan terakhir timnya pada musim 2017 ini.

Tapi melihat lima tikungan terakhir yang harus diterjang Serdadu Tridatu, hal itu bukan perkara mudah. Barito berpotensi mengandaskan laju Bali United di Banjarmasin, hal yang sama sangat bisa dilakukan oleh PSM di Mattoanging. Belum lagi, ada Sriwijaya yang saat ini performanya sedang menanjak. Tiga tim itu bisa menjadi batu sandungan bagi Irfan Bachdim dan kawan-kawan.


PSM MAKASSAR (55 POIN)



PSM Makassar

Lima laga terakhir: Bhayangkara (tandang), Persiba Balikpapan (kandang), Barito Putera (tandang), Bali United (kandang), Madura United (kandang).

Lima pekan terakhir Liga 1 akan sangat berat untuk PSM, pasalnya tak ada satu pun tim yang mudah untuk skuat arahan Robert Rene Alberts tersebut. Di antaranya mereka akan menghadapi Bhayangkara, Bali United dan Madura United yang sejauh ini menjadi pesaing sengit dalam jalur perburuan gelar.

Persiba Balikpapan sebagai tim pesakitan tak bisa dipandang remeh, karena Beruang Madu tengah mengamuk demi menanjak keluar dari zona degradasi dan Barito selalu bisa menjadi giant killer musim ini.

Jika saja semua partai disapu Juku Eja dengan tiga poin penuh, maka Stadion Andi Mattalatta Mattoanging akan jadi lautan merah untuk mereka berpesta mengangkat trofi. Karena di balik kesulitan ada kemudahan, di mana PSM akan melakoni dua partai terakhir di rumah mereka sendiri.


MADURA UNITED (53 POIN)



Madura United

Lima laga terakhir: Persib (tandang), Bhayangkara (kandang), Persiba Balikpapan (tandang), Barito Putera (kandang), PSM (tandang).

Jadwal Madura United tak bersahabat di lima tikungan terakhir. Persib siap menjegal mereka, Bhayangkara bukan lawan yang enteng, dan Persiba juga punya titel tak terkalahkan di Stadion Batakan musim ini.

Melawan Barito juga dipastikan tak akan mudah, meski akan dimainkan di kandang sendiri. Apalagi PSM yang tentunya bakal habis-habisan saat menjamu Laskar Sape Kerrab. Jika melihat permainan Madura United ketika menjamu Borneo FC pada pekan ke-29 lalu, tampaknya skuat asuhan Gomes de Oliveira tak akan bisa melaju mulus di lima pekan terakhir Liga 1. 


PERSIPURA JAYAPURA (53 POIN)



Tim Persipura Jayapura

Lima laga terakhir: Persija (kandang), Perseru (tandang), Arema (kandang), PS TNI (tandang), Sriwijaya (kandang).

Langkah Persipura Jayapura untuk menuju juara, bisa dikatakan tak juga mudah dalam lima partai terakhir musim ini. Tiga laga kandang harus mereka jalani melawan tim yang bisa dibilang tak mudah untuk dikalahkan.

Persija dan Arema pastinya tak ingin kehilangan poin, sementara Sriwijaya juga terus menanjak penampilannya dalam beberapa laga terakhir. Dalam dua laga tandang, mereka memang hanya akan menghadapi tim papan bawah, yakni Perseru Serui dan PS TNI.

Namun Perseru selalu bisa menyulitkan tim Mutiara Hitam dalam derby Papua. Belum lagi, mereka punya misi untuk lolos dari zona degradasi. PS TNI juga mengalami perubahan yang cukup signifikan di bawah arahan Rudy Eka Priyambada.

Artinya, tinggal dibutuhkan konsistensi penampilan dari Boaz Solossa dan kawan-kawan, untuk tampil seperti saat melumat Mitra Kukar, 5-0, pada pekan ke-29. Setidaknya, sepuluh hingga 12 poin lagi masih bisa mereka koleksi dari sisa laga yang ada.


PERSIJA JAKARTA (49 POIN)



Selebrasi Persija Jakarta

Lima laga terakhir: Persipura (tandang), Semen Padang (kandang), Borneo (tandang), Persib (kandang), Bhayangkara (tandang).

Persija sebenarnya sudah realistis menatap pengujung musim dengan hanya mematok finis di posisi ketiga sampai kelima klasemen. Hal itu diamini dengan jadwal berat yang harus dilakoni skuat racikan Stefano Cugurra tersebut.

Pekan ke-30 mereka sudah harus bersua Persipura di Stadion Mandala, Jayapura dan pada pekan ke-32 mereka harus bisa menekuk Borneo FC yang selalu sukar untuk dikalahkan tim mana pun.

Melawan Persib Bandung di kandang tak ada garansi untuk tiga poin, karena pertemuan keduanya kerap berakhir sama kuat dalam beberapa musim terakhir. Bisa saja, tim ibu kota malah menjadi guard of honour Bhayangkara pada pekan penutup Liga 1.


BARITO PUTERA (45 POIN)


Tim Barito Putera

Lima laga terakhir: Persiba (tandang), Bali United (kandang), PSM (kandang), Madura United (tandang), Persela (kandang)

Secara hitung-hitungan poin, Laskar Antasari masih memiliki peluang untuk menjadi juara, meski kansnya sangat tipis. Pasalnya, mereka harus menyapu bersih lima laga sisa dengan kemenangan.

Di samping itu, skuat asuhan Jacksen Ferreira Tiago tersebut juga masih harus berharap tim-tim pesaing di atas mereka terjungkal.

Jika melihat tiga dari lima lawan mereka terakhir, Barito punya kesempatan untuk mengadang laju Bali United, PSM, dan Madura United.  Namun di dua laga lainnya melawan Persiba dan Persela juga tak akan mudah bagi Rizky Rizaldi Pora dan kawan-kawan. 

Artikel Selanjutnya:
Marko Simic Sepakat Perpanjang Kontrak Di Persija Jakarta Empat Musim
Artikel Selanjutnya:
Marko Simic Sebut Persija Jakarta Kesulitan Tanpa Pemain Asing Baru di Liga Champions Asia
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri: Gonzalo Higuain Segera Gabung Chelsea
Artikel Selanjutnya:
Krzysztof Piatek Selangkah Menuju AC Milan
Artikel Selanjutnya:
Persija Jakarta Merasa Tidak Diakomodir PSSI Soal ITC
Tutup