Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), menuntut agar Sriwijaya FC dapat segera melunasi tunggakkan gaji terhadap sejumlah pemain. Bahkan, mereka berencana membawa masalah ini ke ranah hukum.
Kondisi tersebut karena Sriwijaya FC mengalami krisis keuangan. Akibatnya, sejumlah pemain memutuskan cabut dari Laskar Wong Kito pada pertengahan musim lalu lantaran gajinya tersendat.
Menurut APPI pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Sriwijaya FC dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, sampai sekarang tidak ada jalan keluarnya.
"Dalam penyelesaian kasus gaji tertunggak antara anggota kami dengan Sriwijaya FC tahun kompetisi Liga 1 2018, APPI sudah menempuh langkah-langkah sesuai prosedur dengan menggirimkan Surat Penyelesaian Perselisihan Sengketa kepada Pihak Klub pada 16 Agustus 2018," demikian pernyataan APPI dikutip dari Instagram miliknya.
"APPI mengirimkan SOMASI PERTAMA kepada pihak manajemen pada 21 Desember 2018 dan telah mengirimkan surat serta berkorespondensi dengan PT. LIB sebagai salah satu upaya penyelesaian sengketa ini."
"Tapi sangat disayangkan sampai sekarang belum ada kemajuan dari seluruh langkah tersebut. Termasuk surat terakhir ke PT LIB yang belum ada jawaban."
"Karena itu, bila dalam waktu beberapa hari belum ada progress, maka APPI akan membawa kasus ini ke ranah hukum acara sesuai peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku."
Goal Indonesia