Paddy PowerSandy Mariatna
Sorot Sepekan (16-22 April 2018): Ujung Jalan Sang Profesor
PSSI1Ultah PSSI Ke-88
Kamis (19/4) lalu menjadi hari spesial bagi PSSI, yang merayakan ulang tahunnya ke-88. Tidak bosan-bosannya masyarakat Indonesia terus berharap agar federasi sepabola Indonesia ini bisa lebih baik. Bukan hanya dari sisi organisasi, tapi juga elemen lainnya guna terciptanya atmosfer sepakbola Indonesia yang lebih profesional, sehat, dan berprestasi.
Selengkapnya: CATATAN: 88 Tahun PSSI, Sepakbola Indonesia Harus Sehat
Clive Brunskill/Getty2United vs Chelsea Di Final Piala FA
Untuk kedua kali dalam dua musim terakhir, Chelsea melaju ke final Piala FA setelah membekuk Southampton 2-0 dalam semi-final di Wembley, Minggu (22/4). Sehari sebelumnya di tempat yang sama, Manchester United lebih dulu menyegel tempat ke partai puncak seusai meraih kemenangan comeback 2-1 atas Tottenham Hotspur. Final Piala FA akan digelar 19 Mei mendatang.

3Salah Terbaik
Musim debut sensasional Mohamed Salah di Liverpool akhirnya mendapat ganjaran setimpal. Gelar individual berupa PFA Player of the Year 2017/18 berhasil disabetnya, menahbiskan Salah sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris musim ini.
Hingga pertengahan April, sayap Mesir itu sudah memproduksi 41 gol di semua ajang bersama Liverpool. Seketika, memori buruk Salah saat pertama kali berada di Inggris bersama Chelsea pun terhapuskan.
AFP4Persaingan Scudetto Memanas
Dalam sepekan terakhir, Juventus seperti tertidur terkait ambisi mereka mengejar tujuh titel Serie A Italia secara beruntun. Setelah ditahan imbang Crotone, pasukan Massimiliano Allegri malah menelan kekalahan 1-0 di kandang sendiri dari rival terdekat Napoli.
Alhasil, perebutan Scudetto pun kembali panas seiring jarak kedua tim kini hanya terpisahkan satu poin. Juventus bakal makin tertekan karena di empat laga sisa mereka akan menghadapi Inter Milan dan AS Roma, sementara jadwal Napoli relatif lebih mudah.

5Menjelang Iniesta Pergi
Perpisahan dengan sang legenda juga terjadi di Barcelona. Meski belum terkonfirmasi langsung, Andres Iniesta diyakini sudah berada di penghujung jalan karier panjang nan suksesnya bersama Barca.
Gestur tubuh Iniesta saat timnya meraih Copa del Rey seusai melibas Sevilla 5-0, komentar sang ayah, hingga ucapan terima kasih dari La Liga – menjadi gelagat kuat bahwa gelandang ikonik Spanyol ini memang akan pergi di akhir musim. Klub Tiongkok Chongqing Lifan dikabarkan menjadi destinasi selanjutnya bagi Iniesta.
Getty6Merci, Arsene!
Selalu ada akhir di setiap perjalanan. Hubungan lebih dari dua dasawarsa antara Arsenal dan Arsene Wenger dipastikan harus berakhir pada musim ini setelah manajer 68 tahun itu mengumumkan pengunduruan dirinya pada pekan lalu.
Banyak jasa yang sudah diberikan manajer berjuluk Sang Profesor ini: The Invincibles, Emirates Stadium, dan tentu saja trofi. Namun Wenger juga tak luput dari kesalahan. Fans The Gunners pun terbelah menyambut keputusan mendadak ini. Sedih atau senang, yang pasti mereka akan kompak mengucapkan, “Merci, Arsene! (Terima kasih, Arsene!)”.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
