Article continues below
Article continues below
Article continues belo
Getty Images SportArticle continues below
Article continues below
Article continues belo
Senne Lammens mencatat clean sheet pertama Manchester United dalam laga tandang sejak hampir satu tahun ketika armada Michael Carrick menang tipis 1-0 atas Everton, Selasa (24/2) dini hari WIB. Kemenangan Setan Merah memang ditentukan gol tunggal Benjamin Sesko di Hill Dickinson Stadium, namun Lammens tampil begitu perkasa menghadapi gempuran sepak pojok The Toffees sampai-sampai menuai pujian dari manajer tuan rumah David Moyes serta kiper legendaris Man United Edwin van der Sar. Tetapi kendati tampil impresif, posisi kiper asal Belgia itu rupanya belum sepenuhnya aman.
Man United dikabarkan serius memantau Marco Carnesecchi, penjaga gawang andalan Atalanta yang tampil konsisten di Serie A. Dengan tinggi 196 cm, kiper 25 tahun tersebut dikenal dominan di area penalti serta memiliki refleks penyelamatan yang impresif.
Sejak kepergian David de Gea, sektor penjaga gawang Setan Merah kerap dihantui inkonsistensi. Karena itu, pencari bakat United menilai Carnesecchi sebagai sosok ideal untuk menjadi solusi jangka panjang di bawah mistar. Dengan bursa transfer musim panas yang semakin dekat, manajemen tengah mempertimbangkan langkah konkret untuk memboyong sang kiper ke Old Trafford.
Getty ImagesMenurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip Give Me Sports, Man United bukan satu-satunya peminat. Arsenal dan Juventus juga memantau situasi Carnesecchi. Atalanta sadar betul aset berharganya tengah diburu banyak klub elite dan klub asal Bergamo itu dikabarkan hanya bersedia melepas sang kiper dengan harga paling tidak €40 juta.
Sepanjang 2026 ini, tak ada kiper Serie A yang mencatat lebih banyak clean sheet daripada Carnesecchi. Ia telah mengoleksi tujuh nirbobol dan reputasinya terus meroket di level Eropa. Carnesecchi masih terikat kontrak hingga 2028, membuat Atalanta berada di posisi tawar yang kuat. Bagi United, angka €40 juta memang besar, tetapi dianggap sepadan jika ingin mengakhiri problem menahun di posisi kiper.
Sebelum memutuskan memboyong Lammens musim panas kemarin, Man United sudah dikaitkan dengan Carnesecchi untuk menggantikan Andre Onana. Kiper asal Kamerun itu awalnya direkrut untuk merevolusi permainan build-up United. Namun, performanya yang inkonsisten membuatnya dipinjamkan ke Trabzonspor selama satu musim.
Alih-alih bangkit, Onana justru dikabarkan kesulitan menjaga performa di Super Lig setelah awal yang menjanjikan. Kondisi ini menimbulkan keraguan apakah ia masih memiliki nilai jual tinggi bagi Man United. Gaji besar Onana serta performa menurun membuat opsi transfer permanen ke Trabzonspor nyaris mustahil. MU pun berencana melepas Onana dan kiper pelapis Altay Bayindir demi membuka ruang finansial untuk merekrut penjaga gawang baru.
Dengan membersihkan beban gaji, manajemen berharap dapat memenuhi tuntutan Atalanta sekaligus memberi Lammens kompetisi kelas elite untuk terus berkembang.
Getty Images SportMeski Lammens mencatat tiga clean sheet dalam enam laga terakhir, kesempatan merekrut kiper sekelas Carnesecchi dinilai terlalu berharga untuk dilewatkan. Dengan Benjamin Sesko mulai tajam di lini depan, fokus kini bergeser ke stabilitas lini belakang. Kehadiran Carnesecchi berpotensi menyempurnakan perombakan tulang punggung tim.
Selain personel di lapangan, The Red Devils juga dihadapkan pada dilema di posisi manajer. Start brilian Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim di kursi panas Old Trafford tak ayal mengundang seruan untuk mempermanenkan sang mantan gelandang. Akan tetapi legenda Man United Gary Neville punya pandangan berbeda dan menyarankan agar bekas klubnya menunjuk manajer baru selain Carrick sekarang juga.