- Man United depak Ronaldo usai wawancara kontroversial
- Souness berspekulasi soal alasan kepergian Cristiano
- Setan Merah tetap terseok-seok sepeninggal CR7
Getty 
Getty Artikel berlanjut di bawah
Artikel berlanjut di bawah
Artikel berlanjut di bawah
Manchester United memutus kontrak Cristiano Ronaldo pada November 2022, tak lama setelah wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan yang menggemparkan publik. Dalam wawancara tersebut, ia melontarkan kritik tajam kepada Setan Merah dan manajer MU saat itu, Erik ten Hag. Masa bakti keduanya di Old Trafford pun berakhir meski belum sampai satu setengah tahun.
AFPRonaldo kemudian meneken kontrak supermewah bersama Al-Nassr, sementara Manchester United semakin terperosok ke peringkat 14 Liga Primer Inggris usai memecat Ten Hag dan menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih baru. Menurut mantan pemain dan manajer Liverpool, Graeme Souness, kepergian Ronaldo mungkin disebabkan oleh rasa frustrasinya terhadap penurunan standar yang signifikan di Old Trafford sejak ditinggal Sir Alex Ferguson serta minimnya sosok pemimpin di ruang ganti.
"Dia kecewa dengan apa yang dia temukan saat kembali ke klub. Dia mempertanyakan apakah orang-orang di sana benar-benar memedulikan profesi mereka. Selama satu dekade terakhir sejak Sir Alex Ferguson pensiun, Man United tak punya pemain senior yang bisa menjadi panutan," kata legenda Liverpool itu kepada The Mirror.
"Mereka punya salah satu yang terbaik dalam diri Ronaldo - dan saya pikir dia pergi karena, jika membaca dari situasi yang ada, dia dijanjikan sesuatu soal kedatangan pemain-pemain baru dan itu diingkari."
"Kita bicara soal salah satu pemain terhebat dalam sejarah. Adalah keputusan bodoh bagi para petinggi Old Trafford untuk mengabaikannya. Saya rasa ego Cristiano membuatnya mengira bahwa seseorang di jajaran hierarki klub akan mendengarnya. Tapi ternyata tak ada yang peduli - dan sekarang, dua tahun kemudian, Man United masih jalan di tempat."
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Getty Images SportMeski performa domestik mereka mengecewakan, Man United masih punya peluang lolos ke Liga Champions musim depan lewat jalur juara Liga Europa. Ruben Amorim dan timnya akan menghadapi Athletic Bilbao di semi-final setelah bertandang ke markas Bournemouth di ajang Liga Primer Inggris, Minggu (27/4).