- Paqueta dituduh manipulasi judi dengan sengaja mendapat kartu kuning
- West Ham bersiap seret PSSI-nya Inggris ke meja hijau
- Sanksi seumur hidup dinilai "tak masuk akal"
Getty
GettyArticle continues below
Article continues below
Article continues below
Pemain West Ham Lucas Paqueta dituduh sengaja mendapatkan kartu kuning di empat pertandingan Liga Primer Inggris kontra Leicester City, Aston Villa, Leeds United, dan Bournemouth demi memanipulasi pasar judi. Jika terbukti bersalah oleh PSSI-nya Inggris (FA), playmaker 26 tahun itu diancam sanksi dilarang beraktivitas sepakbola selama seumur hidup.
GettyMenurut klaim The Sun, West Ham mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne. The Hammers mempertanyakan kewenangan FA dalam kasus ini, dengan berpendapat bahwa aktivitas judi mencurigakan yang diduga melibatkan Paqueta terjadi di Brasil. Terlebih, mereka menilai tak masuk akal jika Paqueta kehilangan mata pencahariannya gara-gara tuduhan ini.
Selama proses disiplin FA berjalan, Paqueta masih bisa bermain untuk West Ham. Gelandang Tim Samba itu konsisten menepis tuduhan terlibat manipulasi judi atau spot-fixing. Lewat sebuah pernyataan, Paqueta mengaku syok dan kecewa atas dakwaan yang dilayangkan padanya, berkata: "Selama sembilan bulan, saya telah bekerja sama dalam setiap langkah penyelidikan mereka dan memberikan semua informasi yang bisa saya berikan. Saya membantah semua dakwaan dan akan berjuang sekuat tenaga untuk membersihkan nama saya."
Tuduhan kepada Paqueta ini awalnya muncul pada Agustus 2023, dan kasus ini menggagalkan transfer dirinya senilai £85 juta ke kampiun Liga Primer Inggris Manchester City. Pedoman sanksi FA merekomendasikan hukuman antara enam bulan hingga seumur hidup untuk pemain yang terbukti bersalah melakukan manipulasi judi atau spot-fixing.
GettySetelah berpartisipasi di Copa America bareng Brasil, Paqueta diperkirakan akan kembali bersama West Ham di Amerika Serikat pekan depan dalam agenda tur pramusim. The Hammers akan menghadapi Wolves, Crystal Palace, dan Celta Vigo di laga uji coba sebelum memulai kampanye Liga Primer Inggris dengan melawan Aston Villa, 17 Agustus nanti.