Paris Saint-Germain sedikit lagi membeli Lucas Chevalier dari Lille, sehingga masa depan Gianluigi Donnarumma diragukan. Kiper Italia itu memang diminati berbagai klub, termasuk Manchester United dan Galatasaray, tapi dia tidak terburu-buru untuk hengkang.
PSG mendekati Chevalier
Donnarumma dikaitkan dengan Man United, Galatasaray, dan klub Saudi
Eks-kiper AC Milan itu masih mungkin bertahan jika tak ada tawaran menarik
PSG dikabarkan tinggal selangkah lagi merekrut Lucas Chevalier, kiper 23 tahun milik Lille, usai tercapainya kesepakatan verbal seperti dilansir FootMercato. Langkah ini praktis memicu pertanyaan soal masa depan Gianluigi Donnarumma, yang kini memasuki tahun terakhir dalam kontraknya di Paris. Meski begitu, mantan penjaga gawang AC Milan itu masih bertahan dan belum berniat pergi kecuali mendapat tawaran yang benar-benar ideal, ungkap jurnalis Fabrice Hawkins.
Iklan
AFP
SITUASINYA
Agen Donnarumma saat ini disebut-sebut tengah menjajaki berbagai opsi untuk kliennya. Ada ketertarikan dari Manchester United, Manchester City, Galatasaray, dan beberapa klub Arab Saudi. Namun, kiper 26 tahun itu masih merasa terikat dengan proyek Luis Enrique dan ragu untuk pindah klub kecuali kondisinya benar-benar ideal di tujuan barunya. Di internal PSG, masih ada wacana kemungkinan Donnarumma dan Chevalier bersaing untuk mendapatkan posisi kiper utama musim depan.
TERLEBIH
Kedatangan Chevalier semula dianggap sebagai sinyal transisi generasi di bawah mistar PSG. Namun, hingga kini Luis Enrique belum membuat keputusan final dan Donnarumma masih bisa berperan penting. Dengan pengalaman dan reputasinya di level top, kiper timnas Italia itu masih punya peluang besar untuk mempertahankan tempatnya jika ia memutuskan bertahan.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Segalanya akan bergantung pada kemampuan para klub peminat dalam meyakinkan Donnarumma untuk pindah. Les Parisiens sendiri diperkirakan akan segera meresmikan transfer Chevalier, dan setelah itu Luis Enrique akan mengevaluasi keduanya selama pramusim untuk menentukan siapa yang layak jadi pilihan utama musim 2025/26.