Man City menunjukkan efisiensi serangan mereka sejak menit-menit awal pertandingan. Saat waktu baru menunjukkan angkat menit kesembilan, gawang Arsenal jebol.
Lewat skema serangan balik, kolaborasi Erling Haaland dan Tijjani Reijnders memudahkan nama pertama menceploskan gol pembuka. Keunggulan 1-0 The Citizens bertahan sampai kedua tim memasuki ruang ganti.
Selepas interval, Arsenal terus mengepung pertahanan Man City. Tapi gol tak kunjung datang. Perubahan taktikal pun dilakukan Mikel Arteta dengan mengganti Jurien Timber lalu memasukkan Gabriel Martinelli.
Pergantian ini terbukti jitu. Saat memasuki waktu tambahan atau tepatnya di menit ke-93, publik Emirates larut dalam kelegaan sekaligus kegembiraan ketika Martinelli menyambut umpan panjang Eberechi Eze dengan sempurna, menyontek ringan bola untuk melewati Gianliugi Donnarumma yang tak berkutik.
Sampai kedua tim bersalaman, skor 1-1 tak berubah.