Arsenal dinilai sudah darurat striker sejak beberapa waktu lalu. Minimnya pencetak gol subur dianggap berkontribusi pada dua kegagalan The Gunners menjuarai Liga Primer Inggris pada dua musim terakhir, dan masalah tersebut kembali menghantui pada 2024/25 ini.
Iklan
getty
SITUASINYA
Penyerang Jerman Kai Havertz kerap ditugasi sebagai ujung tombak Arsenal. Ia dipercaya sebagai alternatif bomber Brasil Gabriel Jesus, tetapi Havertz tampil buruk, melewatkan beberapa peluang emas, serta gagal mengeksekusi adu penalti ketika armada Arteta dieliminasi Manchester United dari Piala FA.
ARSENAL BELI STRIKER?
Buruknya kinerja Havertz - ditambah fakta Jesus cedera lagi - pun kembali menggaungkan seruan bahwa Arsenal butuh amunisi baru di sektor serangan. Kendati demikian, Arteta mengungkap bahwa urusan rekrutmen berada di luar kuasanya.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Ditanya soal kemungkinan membeli striker baru, Arteta menjawab: "Kami melewatkan peluang dari berbagai cara. Saya paham kenapa kalian menanyakan ini, [tapi] saya sangat mencintai pemain-pemain kami. Saya sangat fokus pada pemain yang kami miliki agar mereka bisa menunjukkan performa di level tertinggi, itu saja. Sisanya, di luar kuasa kami, kuasa saya."
SELANJUTNYA BUAT ARSENAL
Arsenal dikabarkan tak memiliki dana untuk memboyong striker berkualitas seperti bintang Newcastle Alexander Isak. Mereka terhimpit peraturan Financial Fair Play, sehingga mungkin baru bisa bermanuver di musim panas ketika bursa lebih aktif dan musim sudah selesai.