Arteta, en un partido con el ArsenalGettyimages

Arsenal: Habis Derita Dikangkangi Manchester City, Terbitlah Petaka Di Liga Champions

Arsenal bakal berada di grup neraka Liga Champions musim depan seturut keberhasilan Manchester City keluar sebagai juara Liga Primer Inggris 2022/23. Bagaimana itu bisa terjadi?

The Gunners memimpin sebagian besar musim ini tetapi kemudian terpeleset di beberapa laga pamungkas yang menentukan gelar juara ketiga beruntun The Cityzens.

Dari yang semula mengudeta pucuk klasemen dengan posisi unggul hingga delapan poin, kini skuad Mikel Arteta balik dikangkangi armada Pep Guardiola tujuh poin. Bahkan bisa lebih jauh lagi di akhir musim seiring City memainkan satu laga lebih sedikit dari Arsenal.

Meski akhirnya gagal juara, masih ada pelipur lara bagi The Gunners seiring kesuksesan mereka menyegel spot Liga Champions pertama sejak musim 2016/17. Sayangnya, derita Arsenal di kancah domestik tampaknya akan berlanjut di panggung Eropa mengingat Martin Odegaard cs berada di jalur 'grup neraka'.

  • UEFA Champions League drawGetty

    Bagaimana sistem pot Liga Champions?

    Liga Champions dimulai dengan babak penyisihan grup yang terdiri dari 32 tim, dibagi menjadi delapan grup yang berisi empat tim. Tidak ada grup yang diisi oleh lebih dari satu tim dari setiap negara.

    Undian untuk menentukan tim mana yang masuk ke setiap grup dilihat berdasarkan performa [ranking koefisien] di kompetisi UEFA. Para tim pertama-tama dibagi ke dalam empat pot dan setiap grup akan memiliki satu tim dari setiap pot.

    Pot 1 terdiri dari juara bertahan Liga Champions, juara Liga Europa dan para juara dari enam negara dengan peringkat tertinggi di UEFA yang belum mendapatkan tempat dengan menjuarai salah satu dari turnamen tersebut.

  • Iklan
  • Lionel Messi Barcelona Arsenal Manuel Almunia 2011Getty

    Apa artinya bagi Arsenal?

    Lantaran Arsenal gagal keluar sebagai juara, mereka harus menerima kenyataan undian yang bakal menempatkan mereka di grup neraka.

    Para favorit seperti City yang berpeluang mengawinkan gelar Liga Primer dan Liga Champions, Roma juga di pole position memenangkan Liga Europa, berarti Arsenal akan ditempatkan di Pot 3 -- meskipun sebagai tim dengan peringkat tertinggi di pot tersebut.

    Berdasarkan posisi di liga saat ini dan asumsi bahwa City dan Roma menjuarai kompetisi Eropa, Pot 1 akan disemarakkan oleh para jawara macam dua tim ini, Barcelona, Bayern Munich, Napoli, Paris Saint-Germain, Benfica dan Feyenoord.

    Untuk saat ini, Pot 2 diisi oleh tim sekaliber Real Madrid, Manchester United, Juventus, Inter, Borussia Dortmund, Atletico Madrid, RB Leipzig dan FC Porto.

    Pot 3 dan 4 sulit diprediksi dalam hal tim mana yang akan lolos, namun kemungkinan lawan Arsenal di Pot 4 di antaranya adalah Lenz, Real Sociedad, Union Berlin, Galatasaray, BSC Young Boys dan FC Copenhagen.

    Itu artinya, Arsenal dalam posisi 'ngeri-ngeri sedap' karena bisa saja menghadapi grup yang berisi Bayern Munich, Real Madrid dan Galatasaray, atau dengan Barcelona, Juventus dan Unior Berlin.

  • Aaron Ramsdale Gabriel Thomas Partey Arsenal 2022-23Getty

    Bagaimana cara Arsenal menghindari grup neraka?

    Sebetulnya, cara paling mudah untuk menghindarinya adalah dengan menjuarai Liga Primer, tapi peluang untuk menempati Pot 1 demi menghindari kontingen kelas kakap Eropa sudah tertutup.

    Arsenal juga mulanya akan berharap Juventus menjuarai Liga Europa agar mereka berpindah ke Pot 1, mengorbankan Roma. Tapi skenario ini dipastikan gagal seiring Roma melaju ke final sedangkan Juventus tersingkir di semi-final.

    Arsenal bisa naik ke Pot 2 apabila Roma finis di urutan ketujuh klasemen akhir alias gagal lolos ke Liga Champions. Tapi ini pun akan sia-sia bila klub ibu kota Italia itu berhasil keluar sebagai juara Liga Europa.

    Arsenal masih bisa ke Pot 2 apabila Inter sukses mengalahkan Manchester City. Tapi tak semudah bagi armada Pep Guardiola yang sedang garang-garangnya dan mengincar treble winners musim ini.

    Lebih lanjut, apabila posisi RB Leipzig -- yang saat ini menghuni tiga besar di Bundesliga -- dikudeta Union Berlin atau Freiburg, Arsenal bisa mengklaim Pot 2.

    Ini karena pasukan Arteta memiliki ranking koefisien yang lebih tinggi dibanding Union dan Freiburg.

    Tapi, bagaimanapun lanskap grup yang akan ditempati Arsenal nantinya, fans mereka akan tetap besyukur mengingat tim kesayangan mereka akhirnya bisa kembali berkancah di turnamen elite Benua Biru setelah absen enam tahun lamanya.

0