Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-ASIA-C1-AL ITTIHAD-AL-AINAFP
Diterjemahkan oleh

Al Ain vs Al Ittihad: Siapa yang Memutus Kemitraan dalam Pertarungan Elite?

Semua mata tertuju pada pertandingan yang dinantikan antara Al Ain dari Uni Emirat Arab dan Al Ittihad dari Arab Saudi di Liga Champions Asia Elite, dalam laga yang membawa nuansa historis tersendiri, mengingat kuatnya persaingan antara kedua tim serta hasil-hasil yang berimbang dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, yang tidak menunjukkan keunggulan jelas bagi pihak mana pun.

Pentingnya pertandingan ini tidak terbatas pada perhitungan persaingan di level benua, tetapi juga meluas ke persaingan historis yang seimbang, setelah kedua tim berbagi kemenangan dan hasil imbang dalam enam pertemuan sebelumnya, sehingga laga mendatang menjadi peluang bagi masing-masing tim untuk mengakhiri kesetaraan tersebut dan menegaskan keunggulannya dalam catatan pertemuan langsung.

Baca juga: Khusus untuk Kooora: Sofiane Rahimi menjadi sakit kepala bagi Wahbi

  • Imbang dalam kemenangan, Al Ain unggul satu gol

    Angka-angka mengungkap keseimbangan yang mencolok antara kedua tim, setelah Al Ittihad meraih dua kemenangan, berbanding dua kemenangan untuk Al Ain, sementara dua pertandingan berakhir imbang. Dari sisi gol, tim Uni Emirat Arab itu mencetak 10 gol, berbanding 9 gol untuk tim Arab Saudi, sehingga Al Ain memiliki keunggulan tipis yang tidak lebih dari satu gol.

    Angka-angka ini mencerminkan sulitnya mengunggulkan salah satu tim hanya berdasarkan sejarah, terlebih pertemuan-pertemuan sebelumnya menyaksikan hasil yang naik turun, dan tidak ada satu pihak pun yang mampu memaksakan dominasi berkelanjutan atas pihak lain. Hal itu memberikan arti tambahan bagi pertandingan baru ini dalam perjalanan persaingan di antara keduanya.

  • FBL-AFC-CHAMPION LEAGUE-SAUDI-UAEAFP

    Final 2005: Al Ittihad Juara dengan Mengalahkan Al Ain

    Salah satu babak paling menonjol dalam persaingan antara kedua tim kembali ke final Liga Champions Asia tahun 2005, ketika keduanya bertemu dalam dua pertandingan untuk menentukan gelar benua. Laga leg pertama di Uni Emirat Arab berakhir imbang 1-1, sebelum akhirnya Al-Ittihad berhasil memenangi leg kedua di kandang sendiri dengan skor 4-2, sehingga menjadi juara setelah unggul dalam agregat kedua pertandingan.

    Final itu menjadi babak bersejarah dalam perjalanan Al-Ameed di Asia, setelah mereka mampu membalikkan keadaan di leg kedua, meski menghadapi lawan yang sulit yang sebelumnya memaksakan hasil imbang di kandang mereka, menjadikan final tersebut salah satu babak paling menonjol yang mempertemukan kedua klub di turnamen benua.

  • Al Ain membalas pada 2014, menyingkirkan Al Ittihad dari perempat final

    Kedua tim kembali bertemu pada edisi 2014, namun kali ini di babak perempat final turnamen, dan Al Ain berhasil memastikan kelolosan setelah menang 2-0 pada laga pertama, sebelum mengulangi keunggulannya di laga kedua di Arab Saudi dengan skor 3-1, untuk melaju ke babak berikutnya dengan agregat 5-1.

    Edisi yang sama menyaksikan dua pertemuan sebelumnya antara kedua tim di babak penyisihan grup, di mana Al Ittihad mengalahkan Al Ain dengan skor 2-1, sementara pertandingan lainnya berakhir imbang 1-1, yang menegaskan kedekatan level antara kedua tim, meski Al Ain kemudian berhasil memenangi pertemuan fase gugur untuk keuntungannya.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Duel baru untuk menulis babak yang berbeda

    Di antara kenangan final 2005 yang berpihak kepada Al Ittihad dan perempat final 2014 yang dimenangkan Al Ain, persaingan antara kedua kubu kembali menghangat di Liga Champions Elite Asia, di tengah keinginan bersama untuk meraih hasil yang memberikan salah satu dari mereka keunggulan baru dalam catatan pertemuan bersejarah.

    Melihat hasil enam pertemuan sebelumnya, laga mendatang tampak menjadi peluang untuk memecahkan keseimbangan dalam jumlah kemenangan, setelah masing-masing tim menang dua kali dan bermain imbang dalam dua kesempatan.

    Persaingan dalam mencetak gol pun akan turut hadir, mengingat selisih yang tipis di antara keduanya, di mana Al Ain hanya unggul satu gol saja, sehingga setiap detail di dalam lapangan berpotensi memengaruhi timbangan sejarah antara dua raksasa ini.