OLEH ANUGERAH PAMUJIIkuti di twitter
Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery menilai Olympique Lyon bukan tim sembarangan. Penilaian ini datang setelah Les Parisiens harus mengakui keunggulan Les Gones 2-1 dalam lanjutan Ligue 1 Prancis akhir pekan lalu.
Lyon memetik kemenangan dramatis berkat aksi heroik striker Memphis Depay yang mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir.
Les Parisiens sebetulnya tampil spartan, hanya saja Lyon mampu bergerak lebih efektif. Tim tamu bahkan sukses membuka keunggulan saat laga baru berusia dua menit sebelum Lavyn Kurzawa menyeimbangkan keadaan jelang rehat.
“Pertandingan berjalan menarik karena kedua tim bermain sangat terbuka dan saling jual beli serangan. Memang kami agak kesulitan hari ni. Tapi, secara garis besar para pemain sudah tahu bagaimana cara menghadapinya," ujar Emery seusai laga.
Hasil negatif bagi PSG ini juga sedikit banyak dipengaruhi karena mereka bermain minus satu pemain sejak menit ke-57. Dani Alves mendapatkan kartu merah.
Kurangnya barikade PSG membuat Lyon sedikit lebih leluasa hingga akhirnya berhasil mencuri gol di pengujung laga lewat aksi fantastis Depay. Emery mengakui pemain Belanda itu bisa membuat perbedaan, tapi dia cukup kecewa karena timnya kecolongan gol krusial.
“Lyon bukan tim sembarangan. Mereka punya pemain-pemian hebat yang bisa mengubah keadaan seperti Memphis. Sedikit tidak adil memang. Mengingat kami juga terus menyerang sepanjang pertandingan. Tapi, inilah sepak bola,” tambahnya.
Meski kalah, PSG masih menduduki singgasana tabel Ligue 1 dengan menyimpan keunggulan delapan poin dari Lyon, yang kini mengumpulkan 48 angka.





