Mantan pemain internasional Prancis Youri Djourkaeff tak terkejut dengan kesulitan yang dialami Thierry Henry, namun percaya mantan rekan setimnya akan meraih sukses bersama AS Monaco.
Menyusul kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Monaco hanya sekali menang dari delapan pertandingan sejak Henry menjadi suksesor Leonardo Jardim pada Oktober.
Kemenangan tersebut tercipta akhir pekan kemarin, 1-0 di laga tandang versus Caen di Ligue 1 dan Monaco kini terperosok di posisi ke-19 dengan sepuluh poin dari 14 laga.
Menurut Djorkaeff, dengan situasi Monaco saat ini kesulitan yang dihadapi legenda Arsenal tersebut tidak dapat dihindari.
“Ya, saya mengharapkan dia kesulitan, karena saya sangat kenal Monaco,” kata Djorkaeff kepada Omnisport. “Saya bermain selama empat tahun lebih di sana, saya tahu skuat dan saya tahu klub itu, dan saya tahu bergabung Monaco bukan pilihan mudah untuk Thierry Henry.
“Perekrutannya fokus pada pemain muda, pemain untuk berkembang, jadi hasilnya akan tiba dalam satu tahun, atau mungkin dua [tahun]. Dan yang lebih penting, ia memiliki 15 pemain cedera yang tidak bisa diturunkan selama tiga atau empat pekan.
Sebelum memenangkan Piala Dunia dan Euro bersama Prancis, Djorkaeff dan Henry berkolaborasi selama semusim di Monaco. Terlepas dari hasil kurang memuaskan sejauh ini, pria 50 tahun terrsebut percaya Henry akan mengecap sukses.
“Ketika ia gabung Monaco ia tahu masalahnya, tapi ia tahu klub ini dengan sangat baik, ini butuh waktu dan saya pikir ia memiliki syarat untuk menjadi pelatih,” eks pilar Inter Milan ini menambahkan.
“Ia suka melatih, ia suka bicara dengan para pemain. Ia sedang memiliki masalah tapi saya yakin ini akan lebih baik, ia menang akhir pekan lalu jadi ia bisa lebih banyak bernapas, dan pelan-pelan ia akan merangkak naik.”
Di laga berikutnya Monaco menghadapi Montpellier, yang menempati peringkat tiga Ligue 1.






