Satgas Anti Mafia Bola, terus menggali informasi tentang match-fixing yang terjadi di sepakbola nasional. Bahkan ketua umum PSSI Edy Rahmayadi berencana dipanggil untuk diminta keterangan.
Sebelumnya, tim bentukan Kapolri Tito Karnavian tersebut sudah memanggil sejumlah nama. Di antaranya Berlinton Siahaan (Direktur PT Liga Indonesia Baru), Gatot S Dewa Broto (Sesmenpora), Richard Sam Bera (ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia), sampai Asep Edwin (ketua Komite Disiplin PSSI).
"Ya nanti, tapi tergantung dari hasil pemeriksaan hari ini dan pemeriksaan pada tersangka yang ditetapkan kemarin," kata Kepala Biro Penanganan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.
Sampai berita ini diturunkan Satgas Mafia Bola, sedang meminta keterangan terhadap sekjen PSSI Ratu Tisha di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/12). Alumni Institut Teknologi Bandung tersebut datang bersama kuasa hukumnya.
Sejauh ini, Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan empat orang tersangka yakni Dwi Irianto, Johar Lin Eng, Priyanto, dan Anik Yuni Artika. Mereka diduga terlibat praktik kotor di kompetisi tanah air.
Para tersangka tersebut ditangkap setelah Satgas Anti Mafia Bola, mengembangkan laporan dari manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indriyani. Dalam laporannya ia menyebut ada orang yang meminta uang kepadanya.
Goal Indonesia