Piala AFC zona Grup D (Asia Tengah), Grup E (Asia Selatan) dan Grup I (Asia Timur) memasuki matcday ketega, pada Senin (10/4) hingga Kamis (12/4).
Kita mulai dari dari keberhasilan runner-up Piala AFC, FC Istiklol, yang meraih kemenangan tipis 1-0 atas FC Alay lewat gol tunggal Fatkhullo Fatkhuloev. Hasl itu menegaskan Istiklol di puncak klasemen Grup D. Mereka menelikung Altyn Asyr yang bermain imbang kacamata di kandang FC Ahal.
Apa yang dilakukan Istiklol lantas direplika Bengaluru yang juga menang 1-0 atas tamunya, New Radiant SC. Gol semata wayang wakil India itu terjadi secara dramatis di masa injury time, melalui Nishu Kumar.
Hasil itu pun membuat Bengaluru sukses menjaga rekor 100 persen kemenangan dan puncaki Grup E lewat raihan sembilan poin. Sementara Abahani Dhaka membuka peluang lolos dengan petik tiga poin perdana, setelah menghajar Aizawl lewat skor telak 3-0.
Terbang ke Grup I, sensasi disajikan kampiun Korea Utara, April 25, yang berpesta gol ke jala Benfica Makau lewat skor 8-0. Alih-alih jadi duel kompetitif karena kedua tim menang di sepasang matchday awal, April justru mendominasi mutlak jalannya laga hingga gelontorkan delapan gol.
Mesin gol April 25, Kim Yu-song, mengikuti jejak bomber Persija Jakarta, Marko Simic, dalam laga ini dengan jadi pemain kedua dalam sejarah Piala AFC yang torehkan quat-trick.
Wakil Korea Utara lainnya, Hwaepul SC, juga berpesta gol dengan melumat tamunya, Hang Yuen FC, lewat skor 6-1. Lima pemain berbeda Hwaepul masuk papan skor plus gol bunuh diri Ting-yung Yen.
Hwaepul membuka kans lolos dengan menyetarakan enam poin terhadap Benfica, sementara April 25 jadi pemuncak klasemen lewat poin sempurna dari tiga laga yang sudah dihelat.
