Wakil Iran, Persepolis, akhirnya sukses mewujudkan mimpi dengan torehkan sejarah untuk kali perdana melangkah ke final Liga Champions Asia (ACL).
Kepastian itu hadir setelah Persepolis bermain imbang 1-1 kala menjamu Al Sadd di Stadion Azadi, pada leg kedua babak semi-final ACL, Selasa (23/10) malam WIB. Pengoleksi 11 trofi juara Liga Pro Iran itu lolos ke partai puncak berkat keunggulan agregat 2-1, setelah sebelumnya menang di Qatar lewat skor tipis 1-0.
Padahal Al Sadd merupakan unggulan dalam bentrokan ini, menilik skuat mereka yang dijejali Xavi Hernandez dan Gabi. Wakil Qatar itu bahkan memulai leg kedua dengan meyakinkan karena unggul lebih dahulu di menit 17 melalui Baghdad Bounedjah. Namun harapan tim tamu untuk membalikkan situasi pupus, karena Persepolis sanggup setarakan kedudukan di menit 49 lewat sepakan setengah voli winger-nya, Siamak Nemati.
laman resmi AFCDi final nanti Persepolis bakal berhadapan dengan wakil Jepang, Kashima Antlers, yang secara dramatis berhasil menyingkirkan wakil Korea Selatan, Suwon Bluewings, lewat agregat ketat 6-5, Rabu (24/10) malam WIB.
Menang 3-2 pada leg pertama yang berlangsung di Jepang, Kashima sukses memaksakan hasil imbang 3-3 di Korsel pada leg kedua. Padahal Suwon sempat unggul jauh 3-1 hingga pertandingan menginjak waktu satu jam.
Namun Kashima berhasil bangkit dengan dimotori oleh gelandang andalan asal Brasil, Serginho. Pemain berusia 23 tahun tersebut mencatatkan sepasang assist dan satu gol, di mana gol-nya di menit ke-80 laga jadi penentu timnya melenggang ke partai final.
Partai final sendiri akan dilangsungkan pada 3 dan 11 November mendatang, dengan sistem kandang-tandang. Kashima terundi jadi tuan rumah terlebih dahulu.


