Bomber bertipe poacher yang jadi mesin gol baik di kompetisi domestik maupun Asia kembali terpilih untuk jadi pemain terbaik Asia pekan ini versi redaksi Goal Indonesia.
Setelah pekan lalu Marko Simic keluar sebagai pemenang usai lesatkan quat-trick di Piala AFC, kini giliran Marcus Berg yang menggondol predikat tersebut selepas torehkan brace di ajang yang lebih prestise, Liga Champions Asia.
Sebuah performa gemilang yang pastikan kelolosan Al Ain ke babak gugur turnamen antarklub tertinggi di Benua Kuning itu.
GettyPenilaian terhadap kepantasan penyerang internasional Swedia itu meraih predikat terbaik di Asia pekan ini, sejatinya juga dilandasi atas penampilan ciamiknya di kancah domestik sebelum lakoni duel Liga Champions Asia.
Menghadapi Dibba Al Fujairah, eks bintang Panathinaikos tersebut secara brilian sukses gelontorkan hat-trick dalam kemenangan telak 4-0 milik Al Ain. Hasil yang membuat The Boss hanya butuh satu kemenangan lagi untuk pastikan gelar juara Liga Uni Emirat Arab.
Setelahnya Berg kembali jadi bintang dalam kemenangan telak 4-1 Al Ain atas Al Rayyan, yang pastikan tike ke babak 16 besar Liga Champions Asia lewat status runner-up Grup D.
Tak ada yang istimewa memang dari cara pemain 31 tahun itu mencetak gol. Jika tidak dengan sontekan atau tandukan di mulut gawang lawan, dia mencatatkan nama di papan skor setelah memenangkan situasi one on one dengan kiper lawan. Sederhana, tapi itulah yang dicari dan dibutuhkan dari seorang poacher.
Kini Al Ain bersiap untuk kembali mengulang bahkan melebihi prestasi lolos ke final pada musim 2016 lalu. Berg dengan ketajaman dan pengalaman internasionalnya, bakal jadi senjata utama yang memberi garansi gol.
